Nova/Butet Gagal di Final

Kompas.com - 28/09/2008, 15:07 WIB

CHANGZHOU, MINGGU - Peringkat satu ganda campuran dunia, Nova Widianto/Liliyana Natsir gagal merebut gelar juara turnamen China Masters Super Series 2008, Minggu (28/9).

Di final, Nova/Butet yang diunggulkan di tempat pertama, kalah dari unggulan kedua, Xie Zhongbo/Zhang Yawen. Di bawah tekanan penonton China, Nova/Butet menyerah 17-21 17-21 dalam waktu 40 menit.

Ini merupakan kegagalan di final yang kesekian buat ganda campuran Indonesia tersebut. Di final Olimpiade Beijing, mereka dikalahkan ganda campuran Korea Selatan. Sementara di Jepang Terbuka Super Series, pekan lalu,  Nova/Butet dikalahkan pasangan baru Indonesia Muhammad Rijal/Vita Marissa di babak final.

China sementara merebut dua gelar setelah ganda puteri mereka, Cheng Shu/Zhao Yunlei menjadi juara dnegan mengalahkan rekan pasangan Makao, Zhang dan/Zhang Zhibo 21-14 21-11 dalam 29 menit.

Sementara di nomor tunggal puteri, pemain Hong Kong, Zhou Mi menjadi juara dengan mengalahkan pemain tuan rumah, Wang Lin. Zhou Mi yang diunggulkan di tempat keenam ini mengalahkan lawannya  21-19 19-21 21-16 dalam 1 jam 6 menit.

Indonesia masih berpeluang merebut gelar melalui tunggal putera SOny Dwi KUncoro yang akan menghadapi pemain China unggulan 4, Chen Jin. Sementara ganda putera, Markis Kido/Hendra Setiawan akan menghadapi ganda tuan rumah, Sun Junjie/Xu Chen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau