Penuh Drama, Fernando Alonso Juarai F1 Singapura

Kompas.com - 28/09/2008, 21:04 WIB

SINGAPURA, MINGGU - Penyelenggaraan balapan Singtel F1 di sirkuit Marin Bay, Minggu (28/9) kembali mencatatkan sejarah. Lomba seri ke-15 yang pertama kali diselenggarakan malam hari itu dimenangkan oleh Fernando Alonso yang start dari posisi ke-15. Dan ini merupakan kemenangan pertamanya tahun ini.

Pembalap tim Renault itu makin menohok ke posisi depan setelah terjadi kecelakaan yang menimpa rekan setimnya, Nelson Piquet Jr. Pada putaran selanjutnya, mantan juara dunia 2005-2006 ini makin cepat melesat sehingga dipuji oleh komentator dengan kata "tampil sangat bagus".

Adapun tempat kedua direbut Nico Rosberg. Pembalap tim Williams-Toyota ini tampil luar biasa meski sempat mendapat penalti karena melanggar masuk pit. Namun berkat ketenangannya ia kemudian berhasil meraih 8 angka kemenangan.

Tempat ketiga menjadi milik pembalap McLaren, Lewis Hamilton. Pembalap Inggris ini terlalu lama tertahan di belakang David Coulthard, sehingga gagal merebut tangga terdepan F1 Marin Bay. Walau begitu, pemimpin klasemen sementara ini tak mau ambil risiko. Buktinya setelah berhasil melewati Coulthard, ia tak mau ngotot mengejar Nico Rosberg. Meski finish ketiga ia tetap di posisi teratas dengan 84 angka dan unggul 7 angka dari pembalap Ferrari Felipe Massa yang gagal mendulang angka.

Massa sendiri gagal menambah angka karena dijegal penalti drive through sehingga membuat posisinya melorot. Nasib lebih menyedihkan menimpa rekan setimnya, Kimi Raikkonen yang sudah menduduki posisi keempat, namun menabrak dinding pembatas setelah keluar dari tikungan tajam.

Menyalip di tikungan

Ucapan Lewis Hamilton bahwa sulit melakukan overtaking (menyalip) di trek Marina Bay terjawab oleh beberapa pembalap. Rekan setimnya, Heikki Kovalainen terbukti mampu menyalip pembalap Toyota, Timo Glock begitu lepas start dalam jarak beberapa ratus meter. Meski akhirnya Glock bisa mengambil alih kembali posisinya.

Selain Kova - panggilan Kovalainen -  adegan menyalip juga dipertontonkan Nico Rosberg. Pembalap tim Williams-Toyota ini melewati pembalap tim Toyota, Jarno Trulli di lap empat di chicane (tikungan), meski harus keluar lintasan dan dibalas langsung oleh Trulli. Tak berapa lama, putra mantan pembalap F1 Keke Rosberg itu kembali melibas Trulli di tikungan kedua, walau harus melakukan pengereman keras.

Mantan juara dunia 2005-2006, Fernando Alonso bersama Renault R25 juga mempertontonkan keberaniannya. Tepat di tikungan ketujuh, pembalap Spanyol itu menyalip Trulli. Risikonya, Alonso harus mengerem terlambat untuk bisa berada di depan Trulli.

Selama menempuh 61 lap, balapan diwarnai kecelakaan pada lap 15. Pembalap Nelson Piquet Jr tak bisa menguasai mobilnya persis keluar tikungan, sehingga menghajar dinding pembatas. Musibah itu membalikkan situasi dan posisi balapan.

Panik dan Hukuman

Kecelakaan Piquet membuat situasi pit menjadi sibuk. Para pembalap memasukkan mobilnya untuk ganti ban dan isi bahan bakar. Namun, pembalap tim BMW-Sauber, Rober Kubica memasukkan mobilnya ke pit saat pintu pit masih belum terbuka, sehingga ia kena penalti Stop & Go 10 detik.

Situasi panik tampak di tim Ferrari. Kedua mobil masuk pit seolah tidak terkoordinasi. Kimi sudah masuk pit, sebelum mobil Massa selesai. Karena terburu-buru, Massa pun sempat menyeret belalai pengisian bahan bakar sampai hampir mendakati pintu keluar. Akibatnya, posisinya pun melorot.

Menurut keterangan dari kubu Ferrari, itu bukan kesalahan Massa. Sementara ini, ada dugaan hal tersebut terjadi karena masalah pada sistem noselnya yang membuatnya agak sulit dicabut. Akibatnya nosel masih menempel ketika Massa melesat. Yang jelas panitia masih melakukan penyelidikan, meski itu membuat kesal Massa yang harus menjalani penalti drive through. Peluang untuk mendulang 10 angka sempurna pun menjadi sia-sia.

Posisi terdepan berubah ketika mobil safety car masuk pada lap 19 berubah. Tempat pertama dipimpin Nico Rosberg (Williams), diikuti Jarno Trulli dan Giancarlo Fishicella (India-Force) ditempat kedua dan ketiga.

Namun Nico dipanggil oleh tim masuk pit untuk menjalani hukuman penalti stop & go 10 detik karena melakukan pengisian bahan bakar sebelum pintu pit dibuka. Dan ketika masuk kembali ke lintasan, ia menduduki urutan keempat.

Sampai dengan lap ke-30 lomba dipimpin oleh Jarno Trulli dibuntuti oleh Fernando Alonso, sebelum Alonso kemudian mengambil alih posisi terdepan.

 Hasil lomba
1. Fernando Alonso          Spain Renault-Renault               61 01:57:16.304
2. Nico Rosberg              Germany Williams-Toyota         +2.9
3. Lewis Hamilton            Britain McLaren-Mercedes      +5.9
4. Timo Glock                 Germany Toyota-Toyota          +8.1
5. Sebastian Vettel           Germany Toro Rosso-Ferrari   +10.2
6. Nick Heidfeld              Germany BMW Sauber            +11.1
7. David Coulthard          Britain Red Bull-Renault            +16.3
8. Kazuki Nakajima         Japan Williams-Toyota             +18.4
9. Jenson Button Britain   Honda-Honda                          +19.8
10. Heikki Kovalainen      Finland McLaren-Mercedes    +26.9

Klasemen sementara
1 Lewis Hamilton      84
2 Felipe Massa         77
3 Robert Kubica       64
4 Kimi Räikkönen     57
5 Nick Heidfeld         56
6 Heikki Kovalainen  51
7 Fernando Alonso   38
8 Sebastian Vettel     27
9 Jarno Trulli             26
10 Mark Webber      20

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau