BANDARLAMPUNG, MINGGU - Tiga kapal feri mengalami kerusakan selama angkutan Lebaran 2008 digelar, sehingga kapal yang efektif beroperasi mengangkut para pemudik di Pelabuhan Bakauheni dan Merak hanya 23 kapal.
Ketiga kapal yang mengalami kerusakan itu adalah Kapal Motor Penyeberangan (KMP) BSP II, KMP Nusa Setia dan KMP Nusa Mulia, demikian seperti dilansir Kantor Berita Antara, Minggu (28/9) malam.
KMP Nusa Setia dan KMP Nusa Mulia mogok di tengah laut pada Jumat (26/9) dinihari dalam pelayaran dari Merak ke Bakauheni. Kedua kapal ditarik kembali ke Pelabuhan Merak.
KMP BSP II mengalami gagal kemudi pada Sabtu sore, saat berangkat dari Bakauheni menuju Merak. Kapal itu ditarik dengan kapal tugboat ke Bakauheni.
Dalam paparannya ke Menhub Jusman Syafii Djamal, sebelum angkutan Lebaran digelar, Kepala Dishub Lampung, Haryo Satmiko, mengatakan, sebanyak 29 kapal feri telah disiapkan, namun hanya 26 unit yang siap beroperasi selama angkutan Lebaran. Semua kapal feri itu dapat beroperasi 88 rit dengan total penumpang 88 ribu per hari.
Ia juga memperkirakan jumlah pemudik tahun 2008 sebanyak 1,6 juta orang, sedang tahun 2007 sebesar 1,55 juta orang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang