Keberangkatan dan Kedatangan KA di Gambir Masih Terlambat

Kompas.com - 29/09/2008, 12:53 WIB

Laporan Wartawan Kompas.com Inggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, SENIN - Akibat anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Manggarai, Minggu (28/9) kemarin, sejumlah perjalanan KA hari ini, Senin (29/9), baik keberangkatan dan kedatangan masih mengalami keterlambatan dari jadwal semula. Untuk keberangkatan, keterlambatan antara 25 menit hingga 42 menit. Sedangkan kedatangan, terlambat rata-rata 100 menit.

Staf Humas di Stasiun Gambir, Asmat Saputra mengatakan, perjalanan KA memang belum sepenuhnya normal akibat anjloknya KA Argo Bromo Anggrek kemarin. Namun, perlahan keterlambatan mulai diminimalisasi. KA yang mengalami keterlambatan berangkat, diantaranya KA Argo Gede yang seharusnya berangkat 09.10 baru bergerak meninggalkan Gambir pukul 09.35 dan Argo Bromo Anggrek yang dijadwalkan pukul 09.30 baru diberangkatkan pukul 10.12.

Sementara untuk kedatangan, Argo Bromo Anggrek yang dijadwalkan tiba di Gambir pukul 06.31 baru masuk pukul 08.31 atau terlambat 115 menit. "Keterlambatan datang ini disebabkan, karena kemarin kereta Argo Bromo ini juga berangkatnya telat. Harusnya jam 09.30 baru berangkat jam 15.10, ya karena pengaruh anjlok tadi," kata Asmat.

Keterlambatan lainnya, lebih disebabkan persiapan rangkaian kereta yang datang untuk diberangkatkan kembali. Persiapan itu diantaranya membersihkan gerbong kereta dan mengisi persediaan air.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau