MB SLR McLaren Roadster 722 S, 150 Unit Saja

Kompas.com - 30/09/2008, 07:11 WIB

STUTTGART, SELASA. Mercedes-Benz (MB) meluncurkan roadster versi terbarunya - hasil kolaborasi dengan McLaren - yaitu SLR McLaren Roadster 722. Cukup menarik, tambahan nama baru, yaitu 722 adalah untuk mengingatkan kembali pengemar balap atau pencinta MB pada 1955.

Waktu itu, di balapan jarak jauh klasik Mille Miglia, pembalap legendaris dari Inggris, Stirling Moss dengan “co-driver”-nya Denis Jenkison memenangkan balapan bersama Mercedes-Benz 300 SLR bernomor start 722. Menurut MB, dengan menggunakan nomor start tersebut, diharapkan roadster ini bisa melanjutkan keberhasilan SLR yang mulai dibuat pada 1950.

Istimewa
Bagi MB, roadster ini sangat istimewa. Pasalnya hanya diproduksi terbatas, 150 unit. Sebagian besar penggerjaan mobil ini dilakukan dengan tangan di markas McLaren Formlua-1, Woking, Inggris. Rencananya, dipasarkan awal Januari 2009.

Disebutkan, mobil ini akan menjadi salah mobil sport kelas atas terbaik, terutama dari segi penampilan dan performa. Untuk ini, MB menggunakan mesin V8, 5.500 cc, supercharger yang dibangun di bengkel khusus Mercedes-Benz, AMG di Affalterbach. Tenaga yang mampu dikerahkan mesin mencapai 478 kW atau 650 PS plus torsi 850 Nm. Untuk akselerasi, 0 – 100 km/jam dicapai dalam 3,7 detik dan 0- 200 km/jam dalm hitungan 10,6 detik. Kecepatan tertinggi yang bisa dicapai 335 km/jam.

Kabriolet dua penumpang ini, menggunakan atap yang bisa dilipat (soft top). Atap dibuat dari karbon dengan tujuan untuk memberikan tingkat keamanan yang lebih baik. Dengan bertambahnya tenaga mesin, suspensi dan aerodinamis juga disesuaikan lagi sehingga menjadikan mobil semakin mantap dikebut, termasuk untuk pemakaian sehari-hari.

Untuk transmisi digunakan otomatik 5 tingkat percepatan dan dirancang khusus untuk torsi tinggi. Konfigurasi pegas dan peredam kejut dari suspensi diset lebih kaku dan bodi direndahkan 10 mm pada bagian depan dan belakang.

Dengan cara tersebut, stabilitas dan pengendalian makin oke. Kemampuan tersebut juga diperoleh berkat pemakaian pelek aluminium 19 inci dengan kaliper rem yang dicat merah untuk memberi kesan dinamis. Piringan rem yang dibuat dari serat karbon dan keramik untuk menghasilkan cengkeraman yang kuat dan pasti saat mobil direm dari kecepatan tinggi.

Atap mobil ini membuka dan menutup secara semi-otomatis dalam waktu 10 detik. Bagian depan dari atap dibuat dari aluminium. Tujuannya untuk mencegah efek “balloning” saat mobil lemluncur pada kecepatan tinggi.

Aerodinamika & Pengaman
Efek aerodinamika juga diperoleh secara khusus melalui kolong mobil berupa difuser di bumper belakang. Dengan ini, daya “cengkeram” atau downforce yang bekerja pada mobil saat membelok bertambah besar. Juga ada “airspilitter” di bagian depan untuk menambah downforce. Tak lupa ditambahkan spoiler kecil untuk mengurangi turbolensi pada aksel belakang.

Bodi mobil ini dibuat dari CFRP atau serat karbon yang dikembangkan untuk mobil dengan konstruksi monokok. Hasilnya bobot mobil menjadi ringan, penyerapan energi yang tinggi karena itu pula dinilai lebih aman bagi penumpang dan pengemudinya.

Untuk keamanan, selain menggunakan struktur serat karbon, pilar A diperkuat dengan baja. Pengaman lainnya adalah kantong udara adaptif di tumit, samping, sabuk pengaman dan sistem pemantau tekanan ban.

Interior
Di interior, dipasang jok model buket khusus sport dengan lapisan kulit Alcantara. Huruf embos 722 S ditoreh pada penahan kepala dan sabuk pengaman merah. Tempat tuas pemindah gigi dan rem parkir diberi garis merah. Alat kontrol tersebut dilapisi kulit “suede” yang dapat menyerap embun sehingga bisa dipegang dengan kuat.

Perlengkapan interior lainnya, AC dengan kontrol suhu otomotis plus sound system BOSE, setir sport serbaguna yang dilengkapi dengan “paddle” pemindah gigi, sistem navigasi dengan CD palyer dan radio. Jadi lengkap sudahlah pengalaman mereka yang suka mengadu nyalinya di jalan bebas hambatan dengan roadster ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau