TOTTENHAM, SELASA - Manager Tottenham Hotspur, Juande Ramos menegaskan bahwa Spurs harus melakukan perubahan kilat. Ia ingin agar tim asuhannya segera bangkit dari keterpurukan dan melupakan kekalahan di laga awal Liga Inggris.
Awal musim ini Spurs memperoleh hasil terburuk selama 53 tahun terakhir dan ini merupakan simbol keputusasaan Ramos terhadap nasib Tottenham. Terlebih dalam pertandingan terakhir mereka kembali harus menerima pil pahit dengan kekalahan dari Porstmouth, 2-0. Dengan mencatat rekor belum pernah menang dari enam partai awal Premier League dan hanya mampu mengoleksi dua poin, Ramos kini berancang-ancang menghadapi "lampu merah".
"Ini merupakan situasi di mana kami dituntut untuk segera berubah. Saya tidak menyukai keadaan ini dan kami harus bekerja keras untuk segera mengubahnya. Kami membutuhkan kontribusi dari seluruh elemen klub ini, saya, para pemain, dan para pelatih harus melakukannya," ungkap Ramos.
Mantan pelatih Sevilla ini menambahkan, "Ini semua akan menjadi mungkin jika kami bekerja sama dengan keras. Memiliki kepercayaan bahwa kami bisa secara bersama-sama merubah keadaan ini."
Ramos juga mengatakan bahwa kini moral timnya sedang turun usai kekalahan dari The Pompey. Namun, Ramos terus berusaha membangun kembali mental anak asuhnya tersebut. "Hanya para profesional di lapangan hijau saja yang mampu mengatasinya. Semua orang berkata ingin menolong kami, tetapi aku ulangi lagi hanya para pemain dan management klub saja yang mampu merubah situasi ini," tegasnya.
Spurs hanya mampu meraih tiga kemenangan sejak mereka meraih Piala Carling musim lalu. Kemenangan itu antara lain saat mengalahkan West Ham di Piala Liga (Carling), menggulung Wisla Krakow di kancah Piala UEFA, dan mengandaskan perlawanan Newcastle di babak ketiga penyisihan Piala Carling. (PL/M16)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang