KUALA LUMPUR, SELASA- Para penumpang yang selamat maupun meninggal akibat kapal kayu tenggelam di dekat West Port, Klang, Selangor, Malaysia akan segera dipulangkan dengan kapal laut ke Sumatera, dan tidak akan ditahan di penjara imigrasi.
"Menteri Perhubungan Jusman (Syafii Djamal) sudah menyatakan bersedia mencarikan kapal dan mengirim segera untuk memulangkan mereka yang selamat," kata Dubes RI untuk Malaysia Jenderal (Pol/Purn) Da’i Bachtiar ketika menengok para korban kapal tenggelam yang selamat di kantor polisi Klang, Selangor, Selasa (30/malam).
Sebuah kapal kayu biasa mengangkut barang dagang tenggelam tidak jauh dari West Port, Klang, pada Selasa sekitar jam 08.30. Kapal tersebut mengangkut sekitar 150 WNI yang hendak pulang kampung ke Sumatera untuk merayakan Idul Fitri.
Tenggelamnya kapal itu telah menewaskan 12 orang, terdiri atas 11 wanita dan satu lelaki, 125 orang selamat. Sebanyak 125 orang yang selamat, 18 orang harus dirawat di Hospital Tengku Ampuan Rahimah, di antaranya tiga wanita hamil dan tiga anak dibawah lima tahun.
Sebanyak 88 penumpang yang selamat ditahan di kantor polisi Klang, tetapi berkat upaya KBRI yang gigih dan bantuan kemanusian polisi Malaysia, 88 penumpang terdiri atas 80 lelaki dan delapan wanita itu sudah bisa dikeluarkan dari kantor polisi Klang untuk tinggal di KBRI Kuala Lumpur Selasa malam.
Sejak pukul 18.00, dua bus pariwisata yang bagus sudah siap membawa mereka ke kedutaan. "Karena kapal yang tenggelam itu ilegal membawa penumpang maka tidak ada manifes kapal sehingga kami belum bisa memberikan daftar nama mereka," kata Da’i.
Perlakuan baik
Polisi Malaysia memperlakukan mereka dengan sangat baik. Mereka sudah diberikan pakaian baru karena pakaian mereka basah dan bau minyak solar tumpahan kapal. Mereka pun sudah mendapatkan makanan dan minuman selama di kantor polisi Klang.
Dai menyatakan prihatin kepada para penumpang yang selamat. "Sekarang kalian harus bersyukur terlebih dahulu karena sudah selamat. Kalian akan segera dibawa ke Kedutaan agar selanjutnya kami yang bertanggungj awab terhadap kalian," katanya.
"Kalian akan segera dipulangkan jika Jakarta sudah mengirimkan kapal secepatnya kesini," kata Dai. Mendengar kabar gembira itu, semua penumpang yang selamat kompak mengatakan "Alhamdulillah. Kami sangat senang mendengar kami akan dibawa ke kedutaan."
Sebelumnya, mereka mendengar kabar akan dibawa ke penjara imigrasi Malaysia di Semenyih, Kajang, karena mereka semua merupakan pekerja dan pendatang ilegal yang mau pulang ke kampung halaman pun dengan cara ilegal.
Dubes Dai langsung mendatangi para korban yang selamat maupun yang meninggal di Hospital Tengku Ampuan Rahimah, Klang. Satu per satu didatangi oleh Dai untuk menyatakan prihatin dan KBRI akan mengurus mereka semua.
Ia juga mengunjungi anak-anak yang selamat dan masuk rumah sakit. Termasuk 11 jenasah wanita di rumah sakit tersebut. Setelah itu, ia menengok sebagian besar penumpang kapal yang selamat dan ditahan di kantor polisi Klang.
Dari pertemuan dan pembicaraan dengan kepala polisi Klang, Mohamad, ia berhasil mendapatkan izin untuk segera memulangkan mereka dengan segera tanpa harus masuk dulu ke penjara imigrasi Malaysia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang