Takbiran, Depok Macet

Kompas.com - 30/09/2008, 21:18 WIB

DEPOK, SELASA - Menyambut hari kemenangan setelah berpuasa sebulan penuh warga Depok tumpah ruah di jalan. Hal tersebut membuat kemacetan yang panjang di sejumlah ruas jalan di Kota Depok, Jawa Barat, Selasa malam.
    
Berdasarkan pantauan ANTARA, Selasa malam dilaporkan, di jalan utama Kota Depok, Margonda Raya, kemacetan panjang terjadi sekitar terminal dan pusat-pusat perbelanjaan. Warga masih menyempatkan diri untuk berbelanja di malam takbiran tersebut.
    
Beberapa warga menggunakan mobil bak terbuka yang diisi dengan bedug mengumandangkan takbir di tepi jalan tersebut, yang menambah suasana semarak di jalan Margonda tersebut.
    
Selain tumpah ruah di jalan warga Depok juga memadati masjid-masjid yang ada disekitar Kota Depok. Gema takbir mulai terdengar setelah adzan Maghrib berkumandang.
    
Di Masjid Al-Muhajirin Jalan Nusantara, para pengurus tampak sibuk untuk membagikan zakat bagi warga yang tidak mampu.
    
Cuaca di Kota Depok yang mendung yang diikuti angin kencang ketika Maghrib tiba, tidak membuat warga enggan memenuhi masjid. Mereka tampak antusias menyambut hari kemenangan tersebut dengan mengumandangkan kebesaran Ilahi.
    
"Inilah saatnya menyambut hari kemenangan dengan bertakbir di masjid," kata Yusuf, seorang warga Depok.
    
Ia mengatakan, kemenangan tersebut harus diikuti dengan membayar zakat fitrah kepada mereka yang tidak mampu. "Semoga amal ibadah kita dapat diterima Allah," katanya.
    
Tidak kalah ramainya adalah sejumlah pasar di Depok Jaya dan pasar Dewi Sartika. Di tempat tersebut selain toko dapat juga dijumpai pedagang dadakan yang ingin mengais rezeki di akhir Ramadhan tersebut.
    
Mereka memenuhi area parkir di pasar tersebut. Suasana ini membuat jalan disekitarnya  menjadi macet total, karena "membanjirnya" para warga yang ingin berbelanja.
    
Beruntung sejumlah pihak keamanan yang dibantu oleh para ormas kepemudaan mengatur arus lalau lintas, sehingga walaupun macet tetapi tetap teratur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau