Takbir Keliling, Remaja Tewas Terlindas Metromini

Kompas.com - 01/10/2008, 00:04 WIB

JAKARTA, SELASA - Takbir keliling di Jakarta, Selasa (30/9) malam ini diwarnai duka. Seperti diberitakan TMC, seorang remaja pria terjatuh dari atap Metromini dan langsung tewas. Pasalnya, korban setelah terjatuh langsung terlindas ban Metromini tersebut. Peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kejadian bukan di sekitaran Fly Over Dukuh Atas namun di Turunan Fly Over Setia Budi, Jl Dr Satrio, Jaksel.

"Korban seorang remaja bernama Wahyu Setiayanda (14), warga Jalan Petamburan 1 No.39 Rt 04/01, Jakpus," ujar Petugas Laka Jaksel, Briptu Galih di lokasi kepada TMC.

Menurut Galih, penyebab kejadian, Metromini 604 yang ditumpangi korban bersenggolan dengan motor, korban pun kaget dan terjatuh sehingga langsung terlindas ban Metromini tersebut.

Jenazah korban langsung dievakuasi menuju RSCM, sedangkan pengemudi Metromini bernopol B-7862-DG atas nama David Angga Wijaksono warga Pesanggrahan, Pisangan, Ciputat, Tangerang diamankan ke Polres Jakarta Selatan.

"Jenazah dievakuasi ke RSCM, sedangkan pengemudi Metromini diamankan ke Polres Jaksel untuk proses penyelidikan lebih lanjut," tambah Galih.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau