TBILISI, KAMIS - Rusia akan menarik serdadunya dari kawasan-kawasan penyangga di sekitar Abkhazia dan Ossetia Selatan, dua wilayah yang memisahkan diri dari Georgia, pada 10 Oktober mendatang untuk mematuhi persetujuan-persetujuan internasional.
Demikian diungkapkan Presiden Rusia Dmitry Medvedev Rabu (2/10) seperti dikutip kantor berita Interfax, usai pertemuan dengan Perdana Menteri Spanyol Jose Luis Zapatero di St. Petersburg.
Medvedev menambahkan bahwa Moskow akan bekerja erat dengan para pengamat Uni Eropa yang memulai pemantauan gencatan senjata antara Rusia dan Georgia pada Rabu, enam pekan setelah konflik soal kedua kawasan Georgia tersebut.
Ia juga menepis kekhawatiran akan munculnya Perang Dingin baru antara Rusia dan Barat menyusul aksi militer pada Agustus lalu di Georgia. "Tak ada alasan untuk berpikir tentang itu. Kami tak memiliki perbedaan ideologi yang mengarah kepada suatu perang dingin atau jenis perang apapun," ujarnya.