TOKYO, JUMAT - Petenis muda Argentina, Juan Martin Del Potro, mengakhiri kiprah David Ferrer di turnamen Jepang Terbuka. Pada pertandingan babak perempat final, Jumat (3/10), Del Potro menaklukkan juara bertahan asal Spanyol tersebut dengan skor 6-1 7-5.
Performa Del Potro dalam pertarungan melawan peringkat lima dunia tersebut memang sangat memuaskan. Unggulan kelima itu yang bulan lalu menjadi pahlawan Argentina karena meloloskan negaranya ke final Piala Davis, bermain penuh semangat sehingga menyulitkan Ferrer.
"Dengan Ferrer, kamu tidak pernah merasa kamu telah menang. Saya telah mempersiapkan mentalku dengan baik di mana saya lebih positif dibandingkan dengan sebelumnya. Itu membantu saya untuk menyingkirkan Ferrer yang sempat membaik pada set kedua," ungkap Del Potro, satu dari beberapa pemain di Tokyo yang mengincar tempat di turnamen akhir musim, Tennis Masters Cup.
Ya, gelar kelima pada tahun ini akan mendongkrak posisi Del Potro di mana dia akan naik ke posisi delapan. Itu artinya, petenis berusia 20 tahun tersebut akan mengisi satu dari empat tempat tersisa di Masters Cup yang sangat prestisius.
Dalam turnamen bergengsi akhir tahun tersebut yang berlangsung di Shanghai, ada delapan petenis top yang akan bertarung. Empat tempat telah diisi oleh Rafael Nadal, Roger Federer, Novak Djokovic dan Andy Murray.
Pada babak semifinal turnamen berhadiah 969 ribu dolar AS (sekitar Rp 9,103 miliar) ini yang akan berlangsung Sabtu (4/10), Del Potro akan menghadapi Richard Gasquet. Petenis Perancis ini yang ditempatkan sebagai unggulan keempat, maju setelah mengalahkan unggulan 12 asal Jerman, Rainer Schuettler dengan 6-3 6-2.
Jika Ferrer gagal, Andy Roddick justru sebaliknya. Petenis Amerika Serikat yang telah mengoleksi 26 gelar ATP ketika menggondol trofi di Beijing akhir pekan kemarin, menundukkan petenis Serbia, Viktor Troicki dengan 6-3 6-4, untuk maju ke semifinal.
"Ini adalah penampilan terbaikku dalam pekan ini. Saya tidak melakukan servis seperti pada dua pertandingan terakhir, namun saya bermain lebih bagus dari baseline. Saya juga berharap, saya bisa menang lagi di dua pertandingan ke depan," ungkap unggulan kedua tersebut yang perlu waktu satu jam, 20 menit, untuk mengalahkan Troicki.
Di babak empat besar nanti, Roddick akan berhadapan dengan petenis Republik Ceko, Tomas Berdych. Unggulan kesembilan ini meraih tiket semifinal setelah menggulung unggulan ketiga asal Cili, Fernando Gonzalez, dengan 6-0 6-4. (TIC/LOU)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang