Chris John Tak Persoalkan Suhu di Jepang

Kompas.com - 04/10/2008, 21:21 WIB

SEMARANG, SABTU - Chris John tak mempermasalahkan cuaca dan suhu udara di Tokyo, Jepang. Pasalnya, suhu udara di sana tidak jauh berbeda dengan daerah pegunungan di Indonesia, sehingga juara dunia kelas bulu versi WBA itu pasti bisa beradaptasi.

Pada 24 Oktober mendatang, Chris John bakal melakoni pertandingan wajib alias mandatory fight melawan petinju tuan rumah, Hiroyuki Enoki. Duel itu akan dilaksanakan di Korakuen Hall.

Pada saat pertarungan nanti, Tokyo masih berada pada musim gugur dengan suhu udara 17-20 derajat celcius atau iklimnya sejuk. Itu artinya, cuaca tersebut tidak jauh berbeda dengan daerah pegunungan di tanah air.

Hal yang sama juga terjadi di Perth, Australia, tempat di mana saat ini Chris John berlatih di Sasana Herry’s Gym. Karena, sejak di sana 3 September lalu, bapak dua orang putri tersebut sudah terbiasa dengan suhu yang berkisar 15-20 derajat celcius.

Menurut rencana, Chris John dan rombongannya akan berangkat ke Jepang pada pertengahan Oktober ini. Karena cuaca yang tidak jauh berbeda, maka petinju dengan julukan The Dragon tersebut tidak butuh waktu yang lama untuk beradaptasi.

Asisten Manajer Herry’s Gym, Toni Priatna, mengatakan bahwa rombongan Chris John akan berangkat ke Jepang sekitar tanggal 15 atau 16 Oktober.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau