Penumpang KA Capai 1,7 Juta

Kompas.com - 05/10/2008, 19:06 WIB

JAKARTA, MINGGU - Hingga Sabtu (4/10), jumlah pemudik yang menggunakan moda kereta api mengalami peningkatan sebesar 9 persen. Keterangan yang diterima dari Departemen Perhubungan, Minggu (5/10) menunjukkan hingga H+2 Lebaran, jumlah penumpang KA mencapai 1,74 juta orang.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Dephub Bambang Supriyadi Ervan mengatakan, dibandingkan pada H+2 Lebaran tahun sebelumnya, KA mengangkut sebanyak 1,60 juta penumpang. "Secara kumulatif, jumlah penumpang pada H+2 Lebaran tahun ini sebesar 109 persen, berarti peningkatannya sebesar 9 persen pada periode yang sama," kata Bambang di Jakarta, Minggu (5/10).

Berdasarkan data yang diperoleh, realisasi volume penumpang kumulatif H+2 2008 untuk kelas ekonomi mencapai 1.142.680 orang, untuk kelas bisnis mencapai 363.502 penumpang dan ekskutif sebesar 241.316.

Sedangkan realisasi volume penumpang pada H+2 periode 2007, untuk kelas ekonomi sebesar 1.095381 orang, kelas bisnis sebanyak 316.136 penumpang dan kelas ekskutif sebanyak 197.106 orang.

Dijelaskannya, dibanding moda angkutan lain, kereta api ternyata masih menjadi idola utama masyarakat pada masa mudik Lebaran tahun ini. Terbukti, dari tahun ke tahun, peningkatan jumlah penumpang angkutan umum massal itu terus terjadi. (PersdaNetwork/ Hendra Gunawan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau