Loeb Dekati Gelar Juara Dunia 2008

Kompas.com - 05/10/2008, 22:58 WIB

BARCELONA, MINGGU - Sebastien Loeb, Minggu (5/10), berhasil memenangi seri ke-12 Kejuaraan Reli Dunia (WRC) di Spanyol. Kemenangan keempat kalinya dalam laga di Spanyol itu membuat Loeb kian dekat dengan gelar juara dunia 2008.  

Kini Loeb, pereli Citroen, memuncaki klasemen dengan koleksi poin 96. Ia unggul 12 poin atas rival utamanya, Mikko Hirvonen dari Ford. Sebelum duel di Spanyol, Loeb unggul delapan poin atas Hirvonen.  

Setelah Reli Catalunia di Spanyol itu, musim 2008 menyisakan tiga seri, yakni di Perancis, di Jepang, dan di Inggris Raya.  

Setelah melahap 18 tahapan khusus atau special stage selama tiga hari lomba, Loeb mencetak total waktu tempuh 3 jam 21 menit 17,4 detik. Ia unggul 24,9 detik atas rekan satu timnya, Dani Sordo, yang menempati posisi kedua Reli Catalu nia. Posisi pertama dan kedua sudah diborong dua pereli Citroen itu sejak hari pertama lomba, Jumat (3/10).  

Hirvonen akhirnya naik ke posisi ketiga setelah pada hari kedua menempati urutan keempat. Ia mencetak total waktu tempuh lebih lambat 1 menit 2,5 detik dari Loeb.  

Rekan satu tim Hirvonen, Francois Duval, menutup Reli catalunia di urutan keempat dengan total waktu tempuh lebih lambat 1 jam 10,8 detik dari Loeb. Pada hari kedua lomba, Sabtu, Duval menempati posisi ketiga.  

"Hasil lomba sangat, sangat bagus buat saya. Saya tidak bisa menyebut lomba berlangsung mudah. Saya selama lomba harus terus memacuk kencang mobil untuk memperbesar gap dengan Dani," kata Loeb, seperti dikutip autosport.com.  

"Saya berusaha sekuat tenaga untuk berada paling depan pada Jumat dan Sabtu. Hari ini, saya lebih pelan. Benar-benar akhir pekan yang menggembirakan," kata Loeb, juara dunia reli 2004 hingga 2007.  

Keberhasilan Hirvonen naik ke urutan ketiga Reli Catalunia tak lepas dari sikap Duval yang mematuhi instruksi untuk mengurangi kecepatan dan memberi peluang bagi Hirvonen naik peringkat. "Akhir pekan yang sangat berat, saya harus berterima kasih kepada Francois. Ia benar-benar anggota tim yang sangat baik," tutur Hirvonen.  

Ford berhasil mendekati laju pereli Citroen pada laga Sabtu dan Minggu, antara lain karena mereka mampu memperbaiki setelan mobil sehingga lebih pas dengan situasi medan Reli Catalunia yang beraspal.  

Namun, harus diakui pula, hal itu bisa terjadi karena pada Sabtu dan Minggu, Loeb serta Sordo mengurangi kecepatan sambil menguji coba setelan mobil untuk laga di Corsica,  

Reli Catalunia termasuk reli berkecepatan tinggi karena menyuguhkan lintasan b eraspal. Medan beraspal adalah keahlian Loeb. Tak mengherankan, ia berhasil memenangi 11 SS dari 18 SS yag diperlombakan. Hirvonen menang di empat SS, Ducal memenangi dua SS, sedangkan Sordo hanya menang di satu SS. (ATO)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau