Ratusan Mobil Padati Rest Area Tol Cikampek

Kompas.com - 06/10/2008, 03:32 WIB

JAKARTA,SENIN-Ratusan mobil pribadi, bus, dan truk sampai Senin (6/10) dini hari ini masih memadati seluruh tempat isitrahat (rest area) di sepanjang jalan tol Cikampek menuju Jakarta. Bahkan puluhan pengemudi mobil yang mencari tempat untuk istirahat ada yang memilih memarkir mobilnya di luat tempat istirahat resmi. Kaca mobil dibuka, pengemudinya lalu istirahat.

Jalan tol Cikampek-Jakarta sendiri pada Minggu malam sampai Senin pukul 02.00 WIB sempat macet sampai kilometer 56. Ini membuat pengendara kendaraan pribadi yang tak kuat lagi menahan lelah memilih menghentikan mobil di sisi kanan jalan yang longgar untuk parkir lalu istirahat sampai kemacetan reda. Menjelang pukul 03.00 WIB, arus lalu lintas di tol Cikampek menuju Jakarta kembali normal.

Kendaraan sudah tak perlu lagi berjalan pelan-pelan karena jalanan mulai sepi dari arus balik pemudik yang memilih beristrahat dulu guna melepas lelah. Akan tetapi saat Kompas melintasi KM 32 di wilayah Cikarang, Bekasi kendaraan masih padat. Pengemudi perlu ekstra hati-hati saat memacu kecepatan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau