BEIJING, SENIN — Perdana Menteri China Wen Jiabao mengatakan, lembaga keuangan China secara umum telah meningkatkan kekuatan, kemampuan keuntungan, dan mengurangi risiko serta sistem keuangan sehingga aman dalam menghadapi krisis keuangan internasional. Hal tersebut dikemukakan Wen ketika menginspeksi sejumlah industri di Wilayah Otonomi Khusus Guangxi, China barat daya, Beijing, Senin (6/10).
Menurutnya, situasi ekonomi internasional mengalami perubahan situasi dramatis tahun ini, yaitu ketika AS didera krisis itu sehingga meningkatkan dampak negatif serius terhadap pasar keuangan dan ekonomi dunia secara keseluruhan. Di bawah sejumlah faktor berpengaruh di domestik dan internasional, China telah melakukan berbagai upaya aktif dan tepat, membuat sejumlah upaya untuk memperbaiki kemampuan memprediksi, serta secara tepat dan fleksibel mengontrol kebijakan ekonomi makro.
"Pada saatnya mampu menyelesaikan setiap permasalahan dalam pembangunan ekonomi. Sebagai hasilnya, perekonomian nasional tetap terjaga dalam kondisi lancar dan pembangunan yang cepat," kata Wen.
Secara umum, menurut Wen, pendirian ekonomi China tidak akan berubah dan ekonomi adalah pembangunan menuju sasaran pengawasan penyesuaian makro.
"Kami sungguh-sungguh percaya mengenai pembangunan ekonomi China dan stabilitas keuangan," kata Wen sambil menekankan bahwa yang terpenting dilakukan adalah bisnis China dapat berjalan baik, menjaga stabilitas ekonomi, pasar keuangan dan modal.