China Optimistis Hadapi Krisis Keuangan Internasional

Kompas.com - 06/10/2008, 08:46 WIB

BEIJING, SENIN — Perdana Menteri China Wen Jiabao mengatakan, lembaga keuangan China secara umum telah meningkatkan kekuatan, kemampuan keuntungan, dan mengurangi risiko serta sistem keuangan sehingga aman dalam menghadapi krisis keuangan internasional. Hal tersebut dikemukakan Wen ketika menginspeksi sejumlah industri di Wilayah Otonomi Khusus Guangxi, China barat daya, Beijing, Senin (6/10).

Menurutnya, situasi ekonomi internasional mengalami perubahan situasi dramatis tahun ini, yaitu ketika AS didera krisis itu sehingga meningkatkan dampak negatif serius terhadap pasar keuangan dan ekonomi dunia secara keseluruhan. Di bawah sejumlah faktor berpengaruh di domestik dan internasional, China telah melakukan berbagai upaya aktif dan tepat, membuat sejumlah upaya untuk memperbaiki kemampuan memprediksi, serta secara tepat dan fleksibel mengontrol kebijakan ekonomi makro.

"Pada saatnya mampu menyelesaikan setiap permasalahan dalam pembangunan ekonomi. Sebagai hasilnya, perekonomian nasional tetap terjaga dalam kondisi lancar dan pembangunan yang cepat," kata Wen.

Secara umum, menurut Wen, pendirian ekonomi China tidak akan berubah dan ekonomi adalah pembangunan menuju sasaran pengawasan penyesuaian makro. 
"Kami sungguh-sungguh percaya mengenai pembangunan ekonomi China dan stabilitas keuangan," kata Wen sambil menekankan bahwa yang terpenting dilakukan adalah bisnis China dapat berjalan baik, menjaga stabilitas ekonomi, pasar keuangan dan modal.     

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau