Dua PNS di Disdikbud Jatim Kedapatan Mangkir

Kompas.com - 06/10/2008, 10:51 WIB

Laporan Wartawan Kompas Nina Susilo

SURABAYA, SENIN  - Sebanyak dua pegawai negeri sipil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Timur absen tanpa keterangan setelah libur Lebaran selama sepekan. Hal ini diketahui dalam inspeksi Penjabat Gubernur Jatim Setia Purwaka, Senin (6/10).

Inspeksi ini dilakukan secara random di Badan Kesatuan Bangsa Jatim, Dinas Koperasi Jatim, Dinas Sosial Jatim, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Biro Kepegawaian dan Biro Kerjasama.

Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jatim, dua PNS yang absen adalah staf pendidikan luar sekolah Joko Sulistyo dan staf pendidikan luar biasa Djarwa Sayogo.

Di DLLAJ Jatim, menurut Setia, juga ada dua karyawan absen karena pergantian jam kerja. Kendati demikian, jumlah ini sangat sedikit dibandingkan keseluruhan PNS di lingkungan Pemprov Jatim yang mencapai 23.881 orang per 1 September 2008. "Kelihatannya ada peningkatan disiplin dan ini penting kalau mau membuat karya besar," ujar Setia.

Namun, berdasarkan pemantauan Kompas pada pukul 9.00-10.50, puluhan PNS makan dan minum di kantin serta berbelanja di supermarket Pemprov Jatim, PNS yang absen tanpa alasan, lanjutnya, akan diperiksa oleh Badan Pengawas Jatim. Sanksi mulai teguran lisan sampai tertulis, bahkan pemberhentian juga akan direkomendasikan oleh Bawas Jatim.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau