Postur Pokok Tak Berubah

Kompas.com - 06/10/2008, 11:44 WIB

JAKARTA, SENIN - Usulan revisi terhadap RAPBN (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) 2009 tidak akan mengubah besaran atau postur pokok yang sudah disepakati dalam pembahasan di Panitia Anggaran DPR.
   
"Kami akan mengusulkan suatu penyesuaian untuk RAPBN 2009 tetapi tidak mengubah besaran atau postur pokok yang sudah disepakati," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Departemen Keuangan, Anggito Abimanyu usai halal bihalal di lingkungan Depkeu Jakarta, Senin (6/10).
   
Menurut dia, pemerintah hanya mengubah beberapa alokasi anggaran ataupun perubahan pembiayaan defisit dari utang ke nonutang. "Ada beberapa yang akan dibicarakan lagi tetapi tidak mengubah besaran pokoknya, strategi pokoknya tidak akan berubah," katanya.
   
Ia mencontohkan, dana hasil optimalisasi anggaran yang semula  dialokasikan untuk belanja akan diusulkan untuk menutup defisit. "Kemudian ada pembiayaan yang tidak ditarik di 2008 akan kita tarik di 2009 untuk menggantikan penerbitan SUN (Surat Utang Negara)," katanya.
   
Ia menyebutkan, pemerintah kemungkinan akan mengusulkan angka defisit baru untuk RAPBN 2009 kepada DPR Senin pekan depan, termasuk besaran asumsi pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan suku bunga SBI.
   
Sebelumnya rapat Panitia Anggaran DPR bersama pemerintah menyepakati besaran asumsi untuk pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3 persen, inflasi 6,2 persen, nilai tukar Rp9.150 per dollar AS, tingkat bunga SBI tiga bulan 8,0  persen, harga minyak mentah 95 dollar AS per barel, lifting/produksi minyak 960.000 barel per hari, lifting gas 7.526,3 MMSCFD, produksi batu bara 250 juta ton, dan PDB Rp5.309,37 triliun.
   
Namun dengan perkembangan kondisi perekonomian global yang dipastikan akan berdampak kepada Indonesia, pemerintah mengusulkan perubahan asumsi RAPBN 2009.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau