Honda Motor Jepang Terapkan Strategi Baru di India

Kompas.com - 06/10/2008, 15:44 WIB

NEW DELHI, SENIN- Pabrikan motor Honda Jepang (Honda Motor Co.) akan mengawasi wilayah baru bisnisnya di India. HMC sudah menyiapkan timnya sebanyak 500 orang yang akan difokuskan pada wilayah pedalaman.

Tim ini nantinya akan menjadi bagian dari Hero Honda Motors (HHM), perusahaan patungan antara Honda Jepang dan Hero Group India yang berdiri cukup lama, khusus memasarkan kendaraan roda dua. Dalam tahun fiscal ini, Honda akan memakai truk yang sudah disulap bagaikan toko berjalan.

Honda melakukan taktik perdagangan seperti itu lantaran persaingan bisnis roda dua di negeri Bollywood semakin ketat. Seperti Yamaha Motor Co. (YMC) akan membuka 5 showroorms baru di jantung kota plus ditunjang 20 dealer. Sementara Kawasaki Heavy Industries Ltd akan menggandeng Bajaj Auto Ltd untuk memasarkan top modelnya di India.

Setiap tahunnya, di India terjual sekitar 7,4 juta unit. Dengan jumlah itu membuat India tercatat sebagai negara dengan market terbesar kedua di balakang China.Hero Honda sendiri menguasai sekitar 40% sampai 50% dan pada 2010 sudah memasang target ingin melampaui pasar di China.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau