Musafry Akhiri Paceklik Kemenangan Persiba

Kompas.com - 06/10/2008, 19:12 WIB

SAMARINDA, SENIN - Persiba Balikpapan mengakhiri paceklik kemenan gan dengan menundukkan Persitara Jakarta Utara 1-0 (1-0), Senin (6/10), di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Kemenangan ini amat berarti sebab kami lama puasa menang dan saya lama tidak mencetak gol, kata Musafry, penyerang Persiba, yang memenangkan Beruang Madu lewat gol di menit ke-19.

Musafry menjawab keraguan kalangan pendukung sebab dalam lima pertandingan terakhir gagal menambah koleksi gol yang kini berjumlah enam itu. Di dua pertandingan terakhir saat Persiba menjamu Persiwa Wamena dan Persipura Jayapura, penyerang 26 tahun itu pun gagal mengeksekusi penalti. 

"Kemenangan ini sangat memotivasi saya bisa tampil maksimal saat kami menghadapi Persib Bandung (9 Oktober) nanti," kata Musafry.

Kemenangan itu pun terasa amat istimewa bagi Otnel Udan, asisten pelatih, yang baru tiga hari menangani tim . Otnel yang berulang tahun ke-36 hari itu sementara menangani Persiba sebab manajemen mendepak Peter Butler, sang pelatih, yang dianggap gagal.

"Beruang Madu" cuma memetik satu angka dari lima pertandingan terakhir. Satu angka pun didapat saat menjamu Persiwa dengan hasil imbang tanpa gol. Empat kekalahan diderita saat menjamu Sriwijaya dan Persipura serta tandang ke Arema Malang dan Persik Kediri.

"Pemain tertekan karena dituntut menang," kata Manajer Persiba Eddy Sunardi. "Fisik pemain agak lemah akibat puasa. Semangat agak kendur sebab tim harus kehilangan pelatih dan beberapa pemain cedera," tambahnya.

Eddy sepakat dengan pernyataan kalangan pers bahwa Persiba setidaknya bisa menang lebih dari 1-0. Pepito Sanusie, penyerang Persiba, setidaknya memiliki sepuluh peluang emas tetapi gagal membuahkan gol. Sejauh ini, penyerang asal Siera Leone itu cuma mengoleksi satu gol.

"Striker (penyerang) yang produktivitas golnya minim tentu harus dievaluasi," kata Eddy.

Agar prestasi meningkat, lanjut Eddy, klub menggaet Daniel Rukito untuk menjadi pelatih baru. Namun, Daniel masih harus menyelesaikan urusan administrasi dengan PSIM Yogyakarta. Kami harapkan dia bisa memimpin tim saat tandang ke Persija Jakarta 13 Oktober nanti, kata Eddy. (BRO)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau