Arus Balik di Ambon Mulai Ramai

Kompas.com - 07/10/2008, 07:02 WIB

Laporan Wartawan Kompas Agung Setyahadi

AMBON, SELASA - Arus balik Lebaran dari dan menuju Ambon, Provinsi Maluku, mulai ramai, terutama jalur laut. Para penumpang memadati Pelabuhan Yos Sudarso yang turun ataupun naik ke kapal. Arus balik diperkirakan akan mencapai puncaknya pada akhir minggu ini.

Saat KM Dorolonda dan KM Sangiang merapat di Ambon, ribuan penumpang kapal memadati Pelabuhan Yos Sudarso, Selasa (7/10) dini hari. KM Dorolonda merapat pada pukul 02.00 WIT, disusul KM Sangiang pada pukul 04.00 WIT.

Para penumpang kelas ekonomi KM Dorolonda yang sudah menunggu sejak Senin sore berebut naik ke kapal. Mereka berdesakan di tangga naik ke pintu masuk kapal. Petugas pelabuhan sempat kewalahan mengatur penumpang yang ingin cepat naik kapal supaya bisa memperoleh tempat tidur. "Jika tidak berebut naik, kita bisa tidur di lantai karena kehabisan tempat tidur, apalagi penumpang padat seperti ini," ujar Onong Buton (25), penumpang KM Dorolonda tujuan Fakfak, Papua Barat.

Penumpang KM Sangiang yang datang dari Manado, Sulawesi Utara, dan Ternate, Maluku Utara, juga dipadati penumpang. Sepanjang Senin malam hingga Selasa pagi penumpang terus memadati Pelabuhan Yos Sudarso.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau