Sore Ini Jimly Jelaskan Pengundurannya

Kompas.com - 07/10/2008, 07:44 WIB

JAKARTA, SELASA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie belum bersedia memberikan alasan mengenai kemundurannya sebagai hakim konstitusi. Jimly hanya akan berbicara kepada pers mengenai hal tersebut pada konferensi pers akan digelar di MK sore ini.

"Nanti saja ya mbak, jam tiga, di MK," ujarnya kepada Kompas.com saat dihubungi Selasa (7/10) pagi. Seperti diberitakan sebelumnya, Jimly telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai hakim konstitusi melalui surat pengunduran diri yang disampaikan kepada Ketua MK Mahfud MD dengan tembusan kepada tujuh anggota MK lainnya, Senin (6/10).

Ketua MK Mahfud MD mengakui memang sudah menerima surat pengajuan pengunduran diri sebagai hakim di MK dari Jimly. Namun, ia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena masih akan membahas permohonan pengunduran diri Jimly itu.

Dalam suratnya tertanggal 6 Oktober 2008, Jimly hanya menyebutkan mengajukan pengunduran diri sebagai hakim di MK. Namun, guna memberikan kesempatan kepada DPR untuk memilih hakim konstitusi baru, sebagai pengganti dirinya, Jimly menyebutkan pengunduran dirinya berlaku efektif per akhir November 2008.

Mahfud akan membahas permohonan pengunduran diri Jimly itu dengan hakim konstitusi lainnya maupun dengan Presiden dan DPR. Jimly merupakan anggota MK dari unsur DPR sehingga DPR harus menentukan penggantinya. Selain dari unsur DPR, hakim konstitusi yang berjumlah sembilan orang juga mewakili unsur Mahkamah Agung dan pemerintah.

Jimly menjadi anggota MK pada tahun 2003. Ketika itu ia merupakan hakim konstitusi dari unsur DPR. Dia menjabat Ketua MK sejak tahun 2003. Tahun 2008 dia kembali menjadi hakim konstitusi dari unsur DPR untuk periode 2008-2013.

Namun, dalam pemilihan Ketua MK periode 2008-2011 yang dilakukan pada 19 Agustus lalu, Jimly kalah voting dari Mahfud MD. Dari sembilan hakim konstitusi, Jimly hanya meraih empat suara sedangkan lima suara lainnya diraih Mahfud. Status Jimly sampai saat ini hakim konstitusi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau