Kontinuitas Tema Lewat Keramik

Kompas.com - 07/10/2008, 08:37 WIB

KERAMIK-keramik hias berukuran 10 cm x 10 cm terlihat menempel di sela-sela lantai kamar tidur utama. Motifnya lingkaran dan garis lengkung. Warnanya berupa kombinasi merah, putih, dan biru. Keramik mungil ini menjadi aksen menarik pada lantai kamar tidur utama berukuran 5 m x 4 m.

Dari lantai, tataplah ke arah credenza di sebelah kiri pintu masuk. Pada setiap pintu laci credenza tertempel keramik hias bermotif sama. Tujuannya agar tercipta kontinuitas antara furnitur dan ruangan. Meski begitu, pola pemasangan keramik hias itu sengaja dibedakan: di lantai dipasang terpisah, pada credenza empat keramik dipasang berkelompok di setiap pintu.

Tak hanya itu, aplikasi keramik hias juga terlihat pada ranjang dan jendela. Motif keramik yang dipakai di sana memang beda. Motif capung dipilih sebagai penghias sisi pinggir ranjang. Motif bunga menghiasi jendela.

Indah bukan? Jika tertarik, coba Anda pasang sendiri keramik hias pada permukaan kayu itu. Tak sulit kok! Begini caranya:

  1. Tentukan area yang akan dihias.
  2. Buat coakan sesuai (sama persis) ukuran dan ketebalan keramik hias Anda.
  3. Tempatkan keramik pada coakan. Bubuhkan lem epoksi pada bagian belakangnya agar keramik tak mudah copot.

Untuk mendapatkan keramik hias yang menempel kuat dan presisi pada permukaan furnitur kayu, persiapan harus cermat. Setelah coakan dibuat, bersihkan dari kotoran, lalu bubuhkan lem. Setelah keramik melekat, uji kekuatannya. Jika keramik mudah lepas, mungkin ada kesalahan aplikasi. Jika celah antara keramik dan permukaan kayu terlalu lebar, tutup celah dengan dempul.

Memasang keramik pada teralis jendela lebih mudah lagi. Caranya, pilih area yang hendak dihias dan tempelkan keramik di sana. Jadi, deh. Teralis jendela tambah memikat dalam waktu singkat.

Penulis: Dewi
Foto: Richard

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau