YOGYAKARTA, KOMPAS - Pemuka lintas agama di DI Yogyakarta menyatakan dukungannya terhadap kepemimpinan Sultan Hamengku Buwono X sebagai Gubernur dan Paku Alam IX sebagai Wakil Gubernur DIY.
Pernyataan pemuka agama ini dikeluarkan karena situasi di Yogyakarta semakin tidak menentu. "Kami mengantisipasi adanya konflik antarumat beragama. Pernyataan sikap ini akan dikonsolidasikan ke setiap umat beragama," ujar pemuka agama Islam, Ali As'ad, mewakili para pemuka agama lain saat menggelar jumpa pers di Yogyakarta, Selasa (7/10).
Dalam pernyataan sikapnya, pemuka agama mensyukuri keistimewaan Yogyakarta sebagai anugerah Tuhan. Mereka juga menjunjung kepemimpinan Sultan melalui sikap kepemimpinan yang pluralis, pengayom masyarakat, dan panutan masyarakat.
Pemuka agama kemudian mengimbau masyarakat untuk memahami dan menyikapi perkembangan situasi politik secara bijak, dingin, dan cerdas. "Umat harus berdoa demi tetap berlangsungnya DIY dan kesejahteraan masyarakat," tutur pemuka agama Kristen, Humphrey Kariodimedjo.
Pernyataan sikap pemuka agama ini ditandatangani oleh pemimpin agama Islam, Hindu, Buddha, Kristen, Katholik, dan Konghucu. Diharapkan, imbauan dari pemuka agama bisa menyejukkan situasi dan menentramkan masyarakat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang