SHANGHAI, SELASA - Harga saham di bursa China turun 1,66 persen pada penutupan perdagangan tengah hari Selasa (7/10). Pasalnya, rasa panik masih memengaruhi investor mengenai perkembangan krisis finansial global, kata para pedagang.
Harga saham dibuka turun tajam menyusul aksi jual besar-besaran di bursa global pada malam sebelumnya. Akan tetapi, penurunan mengecil karena munculnya aksi beli terhadap saham-saham murah di sektor perbankan.
Indeks acuan Shanghai Composite Index yang meliputi saham-saham A dan B, turun 36,00 poin menjadi 2.137,74. "Banyak saham yang sudah pada posisi jenuh jual, sehingga mulai terjadi pembalikan arah," kata Chen Huiqin dari Huatai Securities.
Tetapi Chen mengatakan pasar belum memiliki cukup momentum untuk naik pada hari-hari belakangan ini karena buruknya fundamental korporasi.
Indeks saham-A Shanghai turun 37,86 poin atau 1,66 persen menjadi 2.244,96, sedangkan indeks saham-A Shenzhen melemah 9,56 poin atau 1,54 persen.