JAKARTA,SELASA- Selama berlangsungnya arus mudik dan arus balik Lebaran 2008, pemantauan situasi Stasiun KA Senen sangat terbantu oleh kamera CCTV yang dipasang di enam titik rawan.
Petugas keamananlah yang merasakan manfaatnya, selain lebih waspada, tingkat keamanan juga semakin baik. Hasilnya, hingga H+5 atau Selasa(7/10) tidak ada laporan korban seperti pencopetan, pencurian dan aksi kejahatan lainnya.
“Sebenarnya kami sudah menempatkan 16 titik untuk dipasangi kamera CCTV, namun baru enam yang dioperasikan,” kata Kepala Stasiun KA Senen, Barosad IM, ketika ditemui sedang mengamati situasi stasiun siang ini, di Jakarta, Selasa(7/10).
Menurut keterangan Barosad, aksi pencopetan yang dulu sering terjadi di Stasiun Senen, saat ini sudah dapat terpantau karena kamera CCTV yang dipasang di tempat-tempat yang menjadi titik kerumunan para penumpang. “Ini demi kenyamanan penumpang juga,” tambahnya.
Staff Pelaksana Operasional Stasiun KA Senen, Sugeng, di ruang monitor dan pengawasan stasiun, mengatakan, saat ini ada empat kamera CCTV yang disiagakan. “Pengamatan peron jalur satu, ruangan reservasi tiket, ruangan tunggu penumpang dan pengamatan jalur tiga dan empat,” jelas Sugeng.
Sugeng menjelaskan, petugas yang berjaga untuk mengamati situasi di ruang monitor ini memang tidak diatur secara bergiliran, namun selalu ada petugas jaga yang memantau selama 24 jam.
“Tidak hanya pihak stasiun, Departemen Perhubungan juga dapat mengakses situasi stasiun Senen melalui kantornya dalam waktu yang sama. Hal ini untuk untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan stasiun,” tegas Sugeng. (C12-08)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang