Toni Dukung Gebrakan Lippi

Kompas.com - 08/10/2008, 05:25 WIB

ROMA, RABU - Perubahan yang dilakukan Marcello Lippi terhadap timnas Italia mendapat dukungan dari strikernya, Luca Toni. Toni yakin tindakan berani Lippi dapat membawa hal positif bagi Gli Azzurri.

Pekan ini Lippi mengumumkan 23 pemain yang akan dibawanya menghadapi Bulgaria dan Montenegro untuk kualifikasi Piala Dunia 2010. Dalam skuad tersebut, terdapat sejumlah nama-nama baru seperti Giuseppe Rossi, Simone Pepe, Fabiano Santacroce, dan Christian Maggio. Mereka akan bergabung bersama pemain-pemain senior yang tampil kurang mengesankan pada dua laga sebelumnya. Namun, Toni yakin pemain-pemain anyar tersebut dapat  membawa perubahan bagi La Nazionale.

"Dua pertandingan mendatang akan menjadi partai sulit bagi kami. Namun, kami adalah tim kuat dan kami akan berusaha meraih poin penuh guna menjaga posisi pertama kami di grup," kata eks pemain Fiorentina tersebut.

"Lippi adalah pelatih hebat. Dia mampu membalikkan seluruh prediksi yang meragukan kami. Itulah yang membuat kami percaya kepadanya dan dia selalu membuat keputusan yang terbaik," puji Toni.

Pada pertandingan medio Oktober nanti, Toni kembali terpilih sebagai striker Italia meski ia masih mengalami paceklik gol di lini depan. Ia bahkan tidak mencetak gol ketika timnya mengalahkan Portugal 3-1 pada laga persahabatan jelang Piala Eropa lalu.

Di kancah Bundesliga, pemain Bayern Muenchen ini juga mengalami masa suram. "Bayern memang sedang memiliki beberapa masalah, tetapi posisi kami tidak terlalu jauh dari pimpinan Bundesliga. Kami butuh peningkatan, berusaha keras di setiap pertandingan dan mencoba menyelesaikan masalah kami," aku Toni. (CH4/M16)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau