Cannavaro Bakal Lampaui Rekor Maldini

Kompas.com - 09/10/2008, 00:06 WIB

ROMA, RABU - Bek tengah Fabio Cannavaro berpeluang memecahkan rekor bermain terbanyak di timnas Italia yang selama ini dipegang oleh Paolo Maldini. Canna tinggal delapan kali tampil untuk menyamai rekor Maldini yang sudah menjalani 126 caps.

"Sejujurnya aku tidak terlalu memikirkan hal itu, tapi rekor ada untuk dipecahkan," kata defender yang sudah menjalani 118 caps tersebut. "Tahun demi tahun terus berjalan tapi aku belum pernah memperhatikan hal semacam itu."

Setelah absen di Piala Eropa 2008, mantan pemain Napoli dan Juventus itu akan kembali berlaga di kualifikasi Piala Dunia lawan Bulgaria dan Montenegro mulai akhir pekan ini. Pemain berusia 35 tahun tersebut kemungkinan besar akan kembali dipercaya pelatih Marcello Lippi. Ini membuka kemungkinan baginya untuk terus menjalani pertandingan bersama Gli Azzurri.

"Selama aku dipanggil (di timnas) aku selalu datang dengan antusiasme penuh. Bagiku, sebuah kehormatan dapat mengenakan seragam Italia," katanya.

Semangat dan mental tinggi dari pemain Real Madrid ini terus tumbuh mengingat penampilannya bersama Los Blancos selalu baik. Ia senang dengan penampilannya selama ini dan ia yakin akan mencapai kondisi terbaik saat tampil untuk negaranya.

"Aku menjalani jadwalku dengan baik musim ini. Aku bermain dalam lima dari tujuh pertandingan bersama Real dan ini bagus. Akan lebih baik bermain sebanyak 40 pertandingan dalam kondisi prima daripada main 60 kali dalam kondisi biasa saja," katanya.

Sabtu (11/10) nanti Italia akan bertandang ke Sofia untuk melawan tuan rumah Bulgaria. Empat hari kemudian, La Nazionale akan menjamu Motenegro di Lecce. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau