PADANG PARIAMAN, KAMIS- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Kamis (9/10), menggelar rapat koordinasi dengan seluruh bupati/walikota untuk menyikapi krisis ekonomi yang melanda dunia termasuk Indonesia.
Dalam rapat itu, pemerintah bersepakat untuk menggenjot sektor perkebunan sebagai tumpuan ekonomi provinsi. Sektor ini dinilai relatif aman dari goncangan krisis.
"Sumatera Barat bisa memetik hasil dari kondisi ekonomi saat ini. Sektor pertanian, misalnya, bisa menghasilkan tambahan uang bila kegiatan produksi mereka ditingkatkan," tutur Gamawan.
Dia menargetkan penanaman kakao besar-besaran di Sumatera Barat hingga mencapai 108.000 hektar. Sektor perkebunan lain juga akan ditingkatkan seperti perluasan kebun sawit. Pemprov juga lagi memperhitungkan kemungkinan pendistribusian bibit gratis untuk tanaman perkebunan yang bernilai ekonomis itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang