CIA Selidiki Ancaman Mati terhadap Obama

Kompas.com - 10/10/2008, 09:59 WIB

WASHINGTON, KAMIS — Dinas Rahasia AS (CIA) telah menyelidiki dugaan ancaman mati terhadap calon presiden dari Partai Demokrat, Barack Obama, yang diteriakkan salah satu pendukung John McCain dalam pertemuan terbuka yang dihadiri McCain dan pasangannya, Sarah Palin, Senin (6/10).

Menurut salah satu juru bicara CIA, Kamis, penyelidikan dilakukan berdasarkan laporan harian Washington Post mengenai teriakan "bunuh dia", yang terdengar selama pertemuan terbuka itu ketika nama Obama disebut-sebut.

Dugaan ancaman tersebut dikeluarkan ketika Palin berbicara mengenai hubungan Obama dengan mantan tokoh radikal 1960-an, Bill Ayers, yang kelompoknya The Weathermen melancarkan serangkaian serangan sebagai protes terhadap Perang Vietnam. "Kami memerhatikan setiap ancaman secara sungguh-sungguh. Setiap kali kami menerima atau dilaporkan mengenai informasi seperti itu, kami menindak-lanjuti," kata juru bicara CIA Ed Donovan.
 
Namun, ia mengingatkan bahwa dalam pertemuan terbuka McCain, "tak ada agen dinas rahasia yang mendengar pernyataan bernada ancaman dan tak ada pernyataan yang mengancam dilaporkan oleh penegak hukum atau masyarakat umum".
"Kami melakukan penyelidikan setelah Washington Post melaporkan, Selasa, bahwa seseorang meneriakkan kata-kata ’bunuh dia’," katanya.

Donovan mengatakan, tidak jelas apakah ancaman tersebut memang diucapkan atau, jika benar, apakah itu ditujukan kepada Obama atau bahkan Ayers, dua nama yang disebut-sebut Palin saat berpidato. Karena alasan itu, tambahnya, penyelidikan dihentikan.

Serangan terhadap Obama dalam kampanye McCain telah meningkat belakangan ini; McCain dan juru kampanye lain dari Partai Republik melontarkan ucapan pada berbagai pertemuan terbuka mulai dari "sosialis", "teroris", hingga "pembohong".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau