JAKARTA, JUMAT - Bursa Efek Indonesia (BEI ) batal membuka penghentian sementara perdagangan saham hari ini. Seperti diketahui, menurut rencana BEI akan membuka suspensi yang sudah dilakukan sejak Rabu (8/10).
Menurut analis pasar modal, Alfiansyah, dari Sinarmas Sekuritas kepada Kompas.com, hari ini, langkah BEI untuk menutup sementara perdagangan saham saat ini sudah tepat untuk menyelamatkan resiko kerugian bagi investor dan mengurangi potensi penurunan aset.
"Kondisi pasar saham global dan krisis finansial AS yang tidak mendukung menjadi pertimbangan BEI menutup sementara perdagangan karena akan menekan pasar saham kita. Tetapi, sebaiknya suspend jangan dilakukan terlalu lama karena akan menimbulkan kepanikan pasar, ini yang perlu diwaspadai,” ujarnya.
Jika perdagangan saham ditutup terlalu lama, kata Alfiansyah, memicu kepanikan yang ujungnya berimbas pada munculnya ketidakpercayaan pasar. "Investor dapat beralih mengalokasikan portofolionya ke posisi yang lebih aman dan ini akan memicu masalah bagi otoritas saham," ujarnya.
Mengenai pembukaan kembali perdagangan saham, Alfiansyah menuturkan sangat bergantung pada faktor kondisi pasar global dan otoritas moneter di AS. "Semua krisis itu kan ada akhirnya. Ini baru efek awalnya saja, pemerintah harus terapkan langkah yang lebih konkret untuk mengatasi krisis ini," paparnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang