Waspadai Kepanikan Pasar, "Suspend" Jangan Terlalu Lama

Kompas.com - 10/10/2008, 10:58 WIB

JAKARTA, JUMAT - Bursa Efek Indonesia (BEI ) batal membuka penghentian sementara perdagangan saham hari ini. Seperti diketahui, menurut rencana BEI akan membuka suspensi yang sudah dilakukan sejak Rabu (8/10).

Menurut analis pasar modal, Alfiansyah, dari Sinarmas Sekuritas kepada Kompas.com, hari ini, langkah BEI untuk menutup sementara perdagangan saham saat ini sudah tepat untuk menyelamatkan resiko kerugian bagi investor dan mengurangi potensi penurunan aset.

"Kondisi pasar saham global dan krisis finansial AS yang tidak mendukung menjadi pertimbangan BEI menutup sementara perdagangan karena akan menekan pasar saham kita. Tetapi, sebaiknya suspend jangan dilakukan terlalu lama karena akan menimbulkan kepanikan pasar, ini yang perlu diwaspadai,” ujarnya.

Jika perdagangan saham ditutup terlalu lama, kata Alfiansyah, memicu kepanikan yang ujungnya berimbas pada munculnya ketidakpercayaan pasar. "Investor dapat beralih mengalokasikan portofolionya ke posisi yang lebih aman dan ini akan memicu masalah bagi otoritas saham," ujarnya.

Mengenai pembukaan kembali perdagangan saham, Alfiansyah menuturkan sangat bergantung pada faktor kondisi pasar global dan otoritas moneter di AS. "Semua krisis itu kan ada akhirnya. Ini baru efek awalnya saja, pemerintah harus terapkan langkah yang lebih konkret untuk mengatasi krisis ini," paparnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau