Tebing Longsor, Ende-Maumere Lumpuh

Kompas.com - 10/10/2008, 19:23 WIB

ENDE, JUMAT - Sebuah tebing setinggi sekitar 50 meter di Kilometer 47, Kampung Watubewa, Desa Nuamuri, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur longsor, Jumat (10/10), pukul 12.15 wita. Akibat longsor itu jalur yang menghubungkan Ende-Maumere lumpuh total, dan sampai malam ini instansi terkait belum dapat mengatasinya.

"Untuk pembersihan material longsoran diperlukan alat berat. Warga setempat tak dapat berbuat banyak, sebab material longsoran bukan saja tanah atau lumpur, melainkan batu-batu besar," kata Camat Kelimutu, Yoseph Primus Bhato, di Ende.

Ketika dikonfirmasi Kepala Satuan Kerja Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Flores Yosef Lewa menjelaskan, kontraktor PT Yetty Dharmawan yang akan melakukan pembersihan material longsoran. "Tapi yang menjadi masalah pihak kontraktor tak memiliki eksavator dengan fasilitas pemecah batu besar. Sebab ekskavator saja tak akan mampu. Batu-batu besar itu harus dipecah dulu, baru pecahannya dibuang. Kami sedang mengupayakan untuk meminjam milik dinas PU Ende, tapi alat berat yang ada sedang dipakai, begitu juga di Ruteng," kata Yosef Lewa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau