JAKARTA, MINGGU - Rencana pengoperasian tambahan bus transjakarta koridor IV, V, VI, dan VII belum jelas. Hingga Oktober ini, Dinas Perhubungan DKI Jakarta belum menetapkan waktu pengoperasian bus-bus itu. Padahal, 34 armada sudah siap diluncurkan di Koridor VII (Kampung Rambutan-Kampung Melayu).
Kesiapan peluncuran bus dan ketidakjelasan waktu pengoperasian bus itu dikatakan Managing Director Lorena Group Dwi Ryanta Soerbakti, Minggu (12/10).
"Armada kami sudah tersedia dan siap dioperasikan. Hanya saja, sampai saat ini kami belum dapat kepastian dari Dinas Perhubungan DKI dan Badan layanan Umum (BLU) Transjakarta kapan bus-bus ini bisa dioperasikan," ujar Ryanta mengenai rencana pengoperasian tambahan armada bus transjakarta di Koridor VII.
Seperti diberitakan, PT Ekasari Lorena Transport, salah satu pemenang lelang pengadaan bus transjakarta Koridor V (Kampung Melayu-Ancol) dan Koridor VII (Kampung Rambutan-Kampung Melayu) telah menyediakan 34 bus (single bus) transjakarta untuk tambahan atas kekurangan bus di Koridor VII. Mereka juga akan mengadakan 13 bus gandeng untuk Koridor V. Dalam rencana awal, 34 bus sudah siap dioperasikan di Koridor VII pada 1 September lalu. Selanjutnya, perusahaan ini juga akan menambah 13 bus gandeng untuk armada bus transjakarta koridor V (Kampung Melayu-Ancol). Tambahan itu untuk melengkapi kekurangan bus yang saat ini telah dilayani 30 bus tunggal (Koridor VII) dan 10 bus gandeng di Koridor V (Kompas,7/8).
Ryanta mengatakan, Dinas Perhubungan DKI dan BLU Transjakarta (badan yang membawahi pengoperasian bus khusus itu) yang berwenang menetapkan waktu bus-bus itu beroperasi.
Menurut dia, sejauh ini kedua instansi tersebut belum memberikan instruksi waktu pengeoperasian bus-bus tersebut. "Sampai saat ini kedua instansi ini belum melakukan inspeksi akhir. Kalau sudah ada perintah, atau instruksi, kami segera mengoperasikan bus-bus ini," kata Ryanta.
Hingga pukul 21.00 belum diperoleh konfirmasi dari Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta Darajat yang dihubungi baik per telepon dan via SMS. Nada sambung telepon terdengar namun tidak dijawab. Demikian juga SMS yang dikirim tidak dijawab.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang