Program Buy Back BUMN Saham Angkat IHSG

Kompas.com - 13/10/2008, 18:03 WIB

JAKARTA, SENIN - Program pembelian kembali (buy back) saham BUMN yang dianjurkan pemerintah sedikit meredam tekanan jual perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,70 persen, Senin (13/10) atau 10,204 poin menjadi 1.461,873 dan indeks LQ45 terangkat 3,065 poin atau 1,08 persen ke posisi 287,301.

"Beberapa imbauan pemerintah tentang rencana buy back dan imbauan masyarakat tidak panik telah menenangkan pasar, sehingga indeks BEI kembali menguat," kata analis riset PT BNI Securities Muhammad Alfatih. Ia mengatakan pemerintah mendorong program buy back menjadi sentimen positif pasar.

Menurut dia, sentimen tersebut telah membuat investor asing kembali ke pasar. "Sebelumnya mereka keluar secara besar-besaran, saat ini tampaknya mulai kembali ke pasar," tambahnya.

Fatih juga melihat penerapan otoritas bursa tentang auto rejection sebesar 10 persen juga menjadi pertimbangan pelaku pasar untuk kembali pasar. Selain itu, lanjutnya, kenaikan indeks ini juga dipengaruhi oleh beberapa bursa regional yang kembali menguat, seperti indeks Hang Seng di bursa Hongkong yang naik 1.515,29 poin (10,24 persen) ke posisi 16.312,16 dan indeks Straits Times di bursa Singapura terangkat 143,09 poin (7,34 persen) ke level 2.091,41.

"Namun sentimen krisis global ini belum berakhir, sehingga sewaktu-waktu kembali menjadi ancaman. Dengan naiknya indeks saat ini paling tidak menjadi momentum kebangkitan kembali," harapnya.

Pada perdagangan Senin (13/10) ini pergerakan saham di BEI masih didominasi yang turun sebanyak 97 dibanding yang naik 72, 35 tidak berubah harganya dan 255 tidak aktif diperdagangkan. Kenaikan indeks didorong naiknya Telkom Rp150 menjadi Rp6.600, Gas Negara terangkat Rp150 ke posisi Rp1.740, Antam melangkah Rp100 ke level Rp1.150, Timah menambah Rp60 ke harga Rp1.200, Indosat melangkah Rp375 ke Rp4.325 dan Tambang Batubara Bukit Asam melambung Rp500 menjadi Rp5.750.

Volume perdagangan di pasar reguler mencapai 2,678 miliar saham dengan nilai Rp3,168 triliun dari 73.098 kali transaksi. Posisi investor asing masih net sell (posisi jual bersih), dimana investor jual sebanyak 8,725 miliar saham (Rp5,106 triliun) dibanding posisi beli sebanyak 8,547 miliar saham (Rp4,825 triliun).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau