Bank Selektif Salurkan Kredit UKM di Solo

Kompas.com - 13/10/2008, 21:02 WIB

SOLO, SENIN - Menyusul terjadinya krisis ekonomi global, kalangan perbankan di daerah bersikap selektif dalam menyalurkan kreditnya, termasuk untuk bisnis mikro. Meski begitu, Pemimpin Kantor Bank Indonesia Solo Dewi Setyowati mengaku optimistis realisasi kredit perbankan di eks Karesidenan Surakarta akan tetap tumbuh hingga akhir 2008.

Manajer Bisnis Mikro Bank Bukopin Cabang Solo Kristianto mengatakan, pihaknya mengetatkan penyaluran kr edit kepada bisnis mikro. Kredit jenis ini di Bukopin besarnya Rp500.000-Rp 150 juta.

"Untuk nasabah lama dan punya riwayat pengembalian kredit baik akan kami utamakan ketimbang nasabah baru. Untuk usaha yang berbahan baku impor seperti tekstil dan usaha yang berorientasi ekspor seperti kerajinan dan mebel untuk sementara ini sangat kami batasi pemberian kreditnya," jelas Kristianto, Senin (13/10).

Menurut Dewi Setyowati, dampak krisis ekonomi global diperkirakan baru akan dirasakan tiga bulan mendatang. Namun i a optimistis realisasi penyaluran kredit akan tetap tumbuh. Dewi memberikan contoh, pada Desember 2007 realisasi kredit oleh bank umum di eks Karesidenan Surakarta sebesar Rp 12,9 triliun. Pada bulan Agustus 2008 nilainya naik menjadi Rp 14,8 triliun.

Selain berdampak pada penyaluran bisnis mikro, kondisi ekonomi global saat ini juga memengaruhi rencana penyaluran kredit us aha rakyat (KUR). Manajer Bisnis Usaha Kecil dan Menengah Bank Bukopin Cabang Solo Retno Wulan mengatakan, sejauh ini krisis ekonomi global memang belum secara langsung berdampak pada penyaluran kredit KUR. Akan tetapi pihaknya tetap bersikap selektif dalam penyalurannya. Untuk bunga KUR, tambah Wulan, sesuai aturan besarnya tidak akan lebih dari 16 persen.

Kepala Divisi Klaim PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) I Nyoman Sulendra mengatakan, sejauh ini aktivitas perbankan dalam penyaluran KUR masih normal, belum menunjukkan penurunan. Askrindo menjadi lembaga penjaminan KUR bagi bank.

Catatan Bank Indonesia, di wilayah eks Karesidenan Surakarta, sejak diluncurkan hingga Agustus 2008 realisasi KUR sudah mencapai Rp 208 triliun yang disalurkan kepada 46.776 debitur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau