Robot 2 Kaki Buatan Korsel Bisa Dansa

Kompas.com - 14/10/2008, 02:25 WIB

SEOUL, SENIN - Popularitas Asimo, robot buatan Honda Motor, Jepang yang dapat berjalan dengan 2 kaki dan melakukan aksi layaknya manusia mulai tersaingi. Para pembuat robot humanoid di Korsel juga telah menciptakan robot yang juga memiliki kemampuan seperti Asimo.

Robot yang diberi nama Mahru dan Hubo berjalan dengan 2 kaki. Keduanya mendemonstrasikan kemampuannya untuk berdansa saat diperkenalkan Senin (13/10). Kepalanya dapat bergerak bebas bahkan saat berjalan.

Tidak seperti Asimo yang tanpa wajah, Mahru bahkan memiliki wajah yang ekspresif. Ia dapat menggerakkan bibirnya, alis mata, dan bola matanya. Tubuhnya juga dapat mengelurkan dua jenis wangi-wangian berbeda tergantung ekspresi emosi yang dipertontonkannya.

"Mahru yang dapat berdansa dan berjalan dengan kakinya dikembangkan sebagai robot humanoid yang dapat bekerja sama dengan manusia," ujar You Bum-Jae, ketua tim periset yang didanai Korea Institute of Science and Technology dalam pernyataannya. Robot tersebut diklaim sebagai robot humanoid pertama yang memiliki kecerdasan buatan berbasis jaringan.

Robot tersebut telah diprogram untuk mengikuti gerakan manusia dengan sistem sensor gerak yang sudah canggih. Selain itu, robot juga sudah dilengkapi kemampuan menghindari penghalang yang ditemuinya saat berjalan. Ia yakin cepat atau lambat robot akan dijual komersial sebagai pembantu pekerjaan manusia sehari-hari.

Mahru dan Hubo sudah dikembangkan sejak tahun 2005 dan mengalami perbaikan dari tahun ke tahun dengan keluarnya beberapa versi. Mahru bahkan punya pasangan yang bernama Ahra untuk merepresentasikan jenis kelamin berbeda.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau