KOLOMBO, SENIN - Helikopter Srilanka menembakkan roket-roket kepada para pemberontak Macan Tamil yang sedang membangun parit dalam tiga hari bentrokan. Sedikitnya 85 orang dilaporkan tewas seperti dirilis militer Srilanka Senin (13/10).
Pertempuran tersebut terjadi sekitar dua kilometer dari Kilinochchi, ibukota pemerintah Macan Pembebasan Tamil Eelam (LTTE). Ini merupakan pertempuran paling berdarah sejak perseteruan kedua pihak makin intensif sejak Juli setelah gencatan senjata berakhir pada Januari.
"Pertempuran terakhir di sepanjang garis depan hutan lebat yang sangat beranjau dengan bunker beton dan parit itu, menewaskan 76 pemberontak dan melukai 92 orang yang lain, kata militer. Sembilan tentara tewas dan 52 luka-luka," kata pihak militer Srilanka. Helikopter serang Mi-24 meroket pemberontak yang menggunakan perlengkapan berat untuk membuat jalur parit dekat waduk Akkarayankulam Sabtu (11/10), persis di badat daya Kilinochchi.
Namun, LTTE enggan berkomentar mengenai serangan tersebut. Lagipula korban tewas itu hampir tidak mungkin dibuktikan karena kedua belah pihak biasa terlibat dalam penyimpangan jumlah korban dan akses ke medan perang tertutup bagi kebanyakan wartawan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang