JAKARTA, SELASA — Puluhan mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan Yayasan Akutansi Indonesia (YAI) terlibat tawuran di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (14/10) siang. Selain lempar batu, para mahasiswa juga membakar ban bekas di jalan. "Mereka saling melempar batu sehingga mengganggu para pengguna jalan dan warga sekitar," kata Kepala Polres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Ike Erwin.
Ia mengatakan, tawuran itu tidak meluas ke tempat lain karena puluhan polisi langsung diturunkan untuk mengamankan lokasi kejadian. "Saat ini situasi telah terkendali. Tawuran dapat dilerai, namun kami tetap meminta para anggota tetap di sana untuk menjaga agar tawuran tidak kembali terjadi," katanya.
Menurut dia, belum ada tersangka pelaku tindakan anarkis tersebut yang ditangkap sebab fokus polisi saat ini adalah mengamankan lokasi. "Kami terus menjaga agar situasi tetap aman sehingga masyarakat dapat beraktifitas seperti biasa," katanya.
Menurutnya, setelah terkendali polisi akan mengambil langkah-langkah hukum dengan meminta keterangan pihak-pihak yang terlibat tawuran. Tawuran dengan saling melempar batu itu membuat Jalan Diponegoro terganggu hingga arus lalu lintas dari Matraman dan Salemba dialihkan ke Jalan Borobudur, Jakarta Pusat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang