Khofifah dan Gus Ipul Jaring Massa di Madiun

Kompas.com - 14/10/2008, 18:56 WIB

MADIUN, SELASA - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, yang diusung Partai Persatuan Pembangunan, dan calon Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, yang diusung Partai Amanat Nasional dan Partai Keadilan Sejahtera, sama-sama berkampanye di Madiun, Selasa (14/10).

Khofifah menghadiri acara halal bihalal muslimat Nahdlatul Ulama Kota/Kabupaten Madiun di Gedung Olah Raga Wilis, Kota Madiun. Adapun Saifullah Yusuf atau kerap dipanggil Gus Ipul menghadiri halal bihalal pondok pesantren, mushola, dan masjid se-eks Karesidenan Madiun di halaman Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun.

Di acara halal bihalal yang dihadiri Khofifah, kebanyakan massa yang hadir adalah perempuan. Sebaliknya di acara halal bihalal yang dihadiri Gus Ipul, mayoritas massa yang hadir adalah laki-laki.

Dalam pidatonya kepada massa yang hadir, Khofifah menyampaikan program-program untuk pengembangan di wilayah eks-Karesidenan Madiun (Madiun, Ponorogo, Ngawi, Magetan, dan Pacitan).

Program-program itu, membangun perguruan tinggi negeri yang selama ini belum ada di wilayah eks-Karesidenan Madiun, menuntaskan infrastruktur jalur lintas selatan di wilayah itu juga supaya investasi meningkat, menggiatkan peternakan sapi, dan menyediakan bibit padi unggul dan ketersediaan pupuk bagi petani.

Sementara Gus Ipul lebih menitikberatkan pidatonya dengan mengenalkan kembali pasangannya, Calon Gubernur Jawa Timur Sukarwo yang lahir di Madiun, sehingga diharapkan warga se-eks-Karesidenan Madiun memilih Sukarwo-Gus Ipul tanggal 4 November nanti.  

"Kalau pemimpinnya berasal dari Madiun, segala permasalahan warga Madiun dan sekitarnya bisa lebih diperhatikan. Oleh karena itu, kami berharap perolehan suara untuk kami di eks-Karesidenan Madiun ini pada putaran dua nanti lebih besar dari putaran pertama," ucap Gus Ipul.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau