Pelaksanaan APBN Harus Sesuai Jadwal

Kompas.com - 15/10/2008, 19:30 WIB

JAKARTA, RABU - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) meminta pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan daerah berjalan lancar sesuai jadwal sehingga dapat mendorong pertumbuhan sektor riil.
   
Usai pertemuan pemerintah dengan para gubernur dan Kadin seluruh  Indonesia di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (15/10), Ketua Kadin MS  Hidayat mengatakan pelaksanaan APBN dan APBD seperti pembangunan infrastruktur dan pengadaan barang mempengaruhi pergerakan sektor riil.
   
Supaya sektor riil dapat tumbuh di tengah dampak krisis global, Kadin juga mengusulkan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan instruksi sehingga proyek pelaksanaan APBN menggunakan komponen produksi dalam negeri.
   
Selain itu, Kadin juga meminta agar hubungan antara pemerintah pusat dan daerah diperbaiki sehingga pengusaha di daerah juga dapat bergerak dengan kepastian.
   
Dua usul itu, lanjut Hidayat, adalah langkah untuk memperkuat ekonomi domestik. "Kita sekarang harus memperkuat ekonomi domestik, tidak bisa lagi andalkan lembaga keuangan besar global karena sekarang semua sudah runtuh," ujarnya.
   
Untuk itu, Hidayat mengatakan Kadin mendukung upaya pemerintah yang membuat agenda bersama dengan perbankan dan pengusaha guna mengantisipasi dampak krisis keuangan global.
   
Hidayat mengatakan, selain memperkuat sektor riil, pemerintah juga harus menjadi ujung tombak dalam upaya diversifikasi ekspor guna mencari pasar baru sebagai pengganti pasar Amerika Serikat (AS) dan Eropa. "Dalam hal ini, menteri perdagangan harus lobi G to G, meminta penurunan tarif masuk untuk produk-produk Indonesia," ujarnya.  
   
Untuk menghindari terkurasnya devisa, Hidayat menambahkan, volume impor harus dibatasi kecuali untuk bahan baku dan bahan modal serta mencanangkan penggunaan produk dalam negeri.
   

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau