Aih Aih...Mesranya Surat Ryan untuk Novel

Kompas.com - 16/10/2008, 01:50 WIB

JAKARTA - Meski dipisahkan oleh jarak, tidak mengurangi rasa cinta tersangka mutilasi dan pembunuh berantai Verry Idham Henyaksyah alias Ryan (30) terhadap Novel Andrias, pacarnya. Dari balik terali besi ruang tahanan Narkoba Polda Metro Jaya, Ryan masih sempat menulis surat cinta bagi kekasihnya yang saat ini ditahan di LP Paledang, Bogor.

Dalam surat cinta singkat ditulis Ryan, jagal asal Jombang itu kembali mengungkapkan rasa cintanya yang mendalam kepada Novel. Isi surat Ryan antara lain berbunyi: Kan kubawa cintaku sampai mati. Bagiku berpisah dari Novel jauh lebih berat dari hukuman mati.

Surat yang ditulis Ryan pada sepotong kertas itu sengaja dibuang Ryan di hadapan wartawan usai dia diperiksa di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Rabu (15/10) petang. Ryan sendiri tidak memberikan komentar apa-apa saat ditanya wartawan.

Selesai diperiksa, Ryan langsung digiring penyidik ke ruang tahanan narkoba. Kasman Sangaji, pengacara Ryan, menjelaskan, kliennya kembali menjalani pemeriksaan untuk melengkapi berkas yang sebelumnya dikembalikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Depok karena belum lengkap. (wid)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau