Ronaldo Cs Kian Terancam

Kompas.com - 16/10/2008, 04:50 WIB

BRAGA, KAMIS - Portugal dalam kondisi tertekan. Cristiano Ronaldo dkk mulai benar-benar terancam gagal tampil di putaran final Piala Dunia 2010, setelah pada kualifikasi Zona Eropa Grup 1, Rabu atau Kamis (16/10) dini hari ditahan Albania 0-0.

Hasil itu membuat Portugal baru meraih nilai 5 di posisi ketiga dari empat pertandingan. Mereka berada di bawah Denmark dan Hungaria yang sama-sama mengumpulkan nilai tujuh. Namun, Denmark baru tamppil 3 kali.

Memang, masih ada enam pertandingan lagi. Namun, Portugal dinilai melakukan awal perjuangan yang buruk, karena hanya menang sekali, seri dua kali, dan kalah sekali.

Lagi pula, nilai Portugal sama dengan Albania dan Swedia. Khusus untuk Swedia, mereka bisa menggeser Portugal karena baru bermain tiga kali.

Portugal gagal mendominasi permainan. Mereka juga sulit membuat peluang. Satu-satunya peluang emas terjadi di menit ke-67 yang didapat Hugo Almeida. Namun, sundulannya masih membentur tiang gawang.

Sebelumnya, pada menit ke-50, Albania hanya bermain 10 orang. Sebab, Admir Teli terkena dua kartu kuning setelah memukul wajah Cristiano Ronaldo. Sayang, kelebihan pemain gagal dimanfaatkan tuan rumah Portugal.

Hasil ini juga semakin memperberat tekanan kepada pelatih Carlos Queiros. Dia dituntut untuk memburu banyak kemenangan di pertandingan berikutnya, atau akan terlempar dari Piala Dunia 2010. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau