PSIS Ajukan Banding atas Hukuman Komdis PSSI

Kompas.com - 16/10/2008, 19:23 WIB

SEMARANG, KAMIS - PSIS Semarang mengajukan banding atas hukuman yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terhadap manajernya, Yoyok Sukawi, dan panitia pelaksana (panpel). Yoyok diskorsing enam bulan dan denda Rp 30 juta, sedangkan panpel mendapat skorsing satu kali menggelar pertandingan tanpa penonton.

Sanksi itu terkait insiden percobaan pemukulan saat PSIS melawan PSMS Medan, 9 Oktober 2008, di ajang Indonesia Super Liga. Waktu itu, Yoyok mencoba memukul wasit yang dinilai sangat membela PSMS.

Ketua Umum PSIS, Sukawi Sutarip, mengatakan bahwa PSIS telah mengirim surat banding atas sanksi tersebut.

"Saya mengajukan peninjauan kembali. Hari ini suratnya sudah saya sampaikan," katanya usai menghadiri halalbihalal karyawan Dinas Kesehatan Kota Semarang, Kamis (16/10).

Ia mengatakan, dasar untuk mengajukan banding karena pukulan yang dilepaskan Yoyok tidak mengenai wasit Sunaryo Joko. Selain itu, meskipun ada insiden, penonton tidak sampai turun ke lapangan karena panpel mampu mengendalikan penonton sehingga tidak terjadi chaos.

"Hal itu seharusnya menjadi bahan pertimbangan komdis dan wasitlah yang salah karena terus diganti dengan wasit lain," katanya.

Saat ini Badan Perwasitan Sepakbola Indonesia (BWSI) sedang menyelidiki kemungkinan adanya suap terhadap Sunaryo. BWSI juga menjatuhkan sanksi skorsing terhadap Sunaryo selama satu tahun.

Selain mengajukan banding, walikota Semarang juga mengancam tidak akan membayar denda Rp 30 juta yang dijatuhkan komdis. Pasalnya, kondisi keuangan PSIS sedang tidak sehat sehingga pasti kesulitan membayar denda.

"Pasti saya akan memboikot membayar denda karena tidak punya uang. Daripada untuk membayar denda, lebih baik untuk membayar pemain," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau