Fabregas: Arsenal Masih Ingusan

Kompas.com - 17/10/2008, 03:16 WIB

LONDON, JUMAT - Cesc Fabregas mulai mengeluhkan pemain-pemain muda Arsenal. Menurutnya, The Gunners terlalu ingusan, belum berpengalaman, sehingga sulit bermain stabil di setiap pertandingan.

Komentar gelandang Spanyol ini sangat bertolak belakang dengan apa yang pernah dikatakannya di awal-awal musim. Waktu itu, Arsenal selalu menang. Fabregas pun bilang bahwa posisinya terancam karena kini banyak pemain muda yang bermain bagus di tim dan siap merebut tempatnya.

Wajar jika Fabregas khawatir dengan penampilan angin-anginan The Gunners. Mereka dikalahkan tim promosi Hull City dan tim papan bawah Fulham. Pekan lalu mereka nyaris kalah dari Sunderland, untungnya Fabregas mencetak gol penyama skor. Fabregas merasakan ada sesuatu yang hilang dari timnya. Di usianya yang kini beranjak dari 21 tahun, ia sudah menjadi pemain senior di lapangan tengah. Pengalamannya memang sudah jauh melebihi The Young Gunners di lini tersebut.

"Skuad kami terlalu muda. Di belakangku ada Denilson, 20 tahun, atau Alex Song 21 tahun. Theo Walcott masih 19 tahun dan Samir Nasri 21 tahun," terang playmaker berusia 23 tahun tersebut. "Susah membayangkan lini tengah di mana aku orang tertua di dalamnya."

Fabregas juga membandingkan Arsenal sekarang dan musim lalu. Ia merasa, The Gunners musim lalu lebih kuat dari sekarang karena banyak pemain berpengalaman yang bermain lebih menyerang. Jika tadinya ia merasa gelandang-gelandang muda menjadi saingannya, kini ia merasa mereka tak dapat bersaing lebih jauh.

"Kami melihatnya sulit untuk memenangi pertandingan karena kami kurang pengalaman. Aku mencetak 13 gol di masa lalu tapi kemudian punya banyak saingan. (Tomas) Rosicky di sekitarku, (Mathieu) Flamini menguasai setiap jengkal lapangan dan (Aliaksandr) Hleb seperti saudaraku di lapangan," tambahnya.

"Tim bermain dengan kemampuan bagus, kami kuat seperti dinding batu dan musuh kami tidak dapat menembusnya. Kini pemain-pemain itu tidak ada dan aku merasa janggal. Kami berpikir lebih defensif dan membangun tim yang kokoh tapi kami tidak memainkan seluruh kemampuan kami," ujarnya.

Waktu pindah dari Barcelona ke Arsenal, usia Fabregas masih 16 tahun. Ia harus berjuang keras mendapatkan kepercayaan dari pelatih Arsene Wenger hingga akhirnya mendapat peran playmaker. Ia mengaku itu adalah masa sulit dalam hidupnya di mana ia harus tinggal jauh dari keluarga dan kehilangan masa remajanya. Namun, ia sadar hal itu menjadikannya bertambah dewasa dan sekarang ia sudah mendapat kepercayaan besar baik dari klub maupun negaranya. (SUN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau