Diduga Mesum, Sepasang Mahasiswa Digerebek Warga

Kompas.com - 17/10/2008, 10:20 WIB

JAKARTA, JUMAT — KS (20) dan M (19), sepasang mahasiswa yang diduga sedang berhubungan badan di sebuah rumah kos di Jalan Kotabambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, digerebek warga, Rabu (15/10) malam. Akibatnya, M sempat pingsan, sedangkan KS diarak warga keliling kampung.

M tercatat sebagai mahasiswi di akademi kebidanan di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sudah beberapa bulan ini dia kos di Jalan Kotabambu Selatan karena sedang menjalani praktik kuliah lapangan (PKL) di sebuah rumah sakit bersalin di kawasan Palmerah.

Selama M kos, KS yang tinggal di Ciledug, Tangerang, kerap mengunjungi. KS bahkan tak jarang pulang larut malam. Hal ini rupanya menarik perhatian warga sekitar. Beberapa orang lalu mengintai kedua remaja itu. Sementara itu, Sutinah, pemilik tempat kos, tidak menyadari hal itu.

Suyono, warga sekitar, mengatakan, sudah beberapa kali warga melihat KS dan M berhubungan badan. Untuk mengetahui perbuatan kedua remaja yang mengaku saling mencintai itu, warga harus mengendap dan mengintip. Perbuatan tersebut membuat geram warga sekitar. Mereka menilai perbuatan itu telah mencoreng lingkungan sekitar. Rabu malam lalu sebagian warga kembali mengintip kamar kos M ketika mengetahui KS datang berkunjung.

Menurut seorang warga, ketika diintip keduanya sedang berhubungan layaknya pasangan suami-istri. Warga kemudian beramai-ramai menggerebek kamar kos M. Tentu saja keduanya terkejut dan ketakutan setengah mati. Saking ketakutannya, M sampai jatuh pingsan.

KS kemudian diarak keliling kampung oleh warga. Dia hanya diperbolehkan mengenakan celananya. Warga kemudian menyerahkan KS ke Mapolsektro Palmerah. Namun, polisi melepaskannya karena dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tidak diatur pasal mengenai perbuatan intim yang dilakukan karena suka sama suka. KS sendiri membantah dia dan kekasihnya berhubungan intim malam itu. (Warta Kota/tos)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau