Obama Gencar Kampanye di "Video Game"

Kompas.com - 17/10/2008, 15:14 WIB

WASHINGTON, JUMAT — Dengan keunggulan finansial yang luar biasa, calon presiden AS dari Partai Demokrat, Barack Obama, bisa beriklan melalui media apa pun. Setelah membanjiri media elektronik, Obama memasang iklan di video game.

Jangan heran jika logo kampanye Obama muncul dalam video game. Obama sudah membeli tempat dalam sembilan game buatan Electronic Arts Inc (EA) yang dimainkan dengan konsol Xbox 360. Beberapa di antaranya game terkenal di AS, seperti game sepak bola Amerika Madden 09 dan balap mobil Burnout: Paradise.

Untuk memainkannya, konsol Xbox 360 dihubungkan dengan internet sehingga fitur-fitur terbaru, termasuk iklan, bisa ditampilkan. Pada game Burnout, yang beredar pada Januari, iklan Obama ditampilkan mulai bulan ini.

Beriklan politik di video game tergolong gagasan baru. Ide itu muncul sekitar 18 bulan lalu. Dan, Obama merupakan capres pertama yang membeli tempat di video game, ungkap sumber di EA.

Iklan-iklan itu jelas ditujukan kepada pecinta game olahraga, seperti NASCAR, NBA, NHL, dan skateboard. Moto EA yang berbunyi "It's in the Game" kini juga diterapkan pada politik.

Juru Bicara EA Holly Rockwood enggan mengungkap harga iklan Obama. Namun, dia mengatakan bahwa iklan-iklan itu akan muncul pada versi Xbox Live sepanjang 3 November atau sehari sebelum pemilihan umum dilaksanakan.

Waktu penayangan iklan itu berbeda di setiap negara bagian. Di negara-negara bagian kecil, iklan ditayangkan selama sebulan penuh. Sementara itu, gamers di negara bagian yang besar melihat iklan itu dalam jangka waktu lebih pendek.

“Iklan itu untuk sasaran yang sulit dijangkau, yakni pria muda berusia antara 18 dan 34 tahun,” kata Rockwood. “Pasar itu memang menggiurkan para pemasang iklan kami.”

Agresivitas Obama beriklan memang tidak bisa dibantah. Bisa dibilang dia benar-benar menenggelamkan rivalnya dari Partai Republik John McCain. Dalam tiga pekan pertama September saja, sebanyak 1.342 iklan Obama muncul di media Washington. Sementara itu, iklan McCain hanya delapan.

Menurut Competitive Media Analysis Group (CMAG), sejak masa pemilihan pendahuluan hingga kini Obama sudah menghabiskan sekitar 195 juta dollar AS (Rp 1,9 triliun) untuk iklan. Bandingkan dengan McCain yang "baru" mengeluarkan 99 juta dollar AS (Rp 967 miliar).

“Dalam sehari Obama mengeluarkan 3,5 juta dollar AS (Rp 34 miliar) untuk iklan televisi,” kata Evan Tracey kepala operasional CMAG. ap/pol/kis

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau