Akhir Pekan Kelabu, IHSG Melorot ke Bawah 1.400

Kompas.com - 17/10/2008, 16:15 WIB

Setelah pada awal pekan sempat menimbulkan secercah harapan, akhir pekan justru berubah menjadi kelabu bagi Bursa Efek Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan pada Jumat (17/10) sore ditutup melorot 63,827 poin (4,36 persen) ke posisi 1.399,424, mengikuti pelemahan yang terjadi di mayoritas indeks bursa Asia Pasifik.

Saham-saham sektor perkebunan dan miscellaneous industri yang merosot di atas 7 persen menyeret indeks terpuruk di zona merah.

Sementara itu, indeks Kompas100 juga anjlok 5,19 persen pada 336,014, indeks LQ45 terjun 6,04 persen ke 269,403, dan Jakarta Islamic Index melemah 5,02 persen pada 216,728.

Sebanyak 134 saham turun mendominasi perdagangan hari ini dibandingkan dengan 31 saham naik dan 42 saham stagnan. Nilai perdagangan mencapai Rp 3,724 triliun dari 40.429 kali transaksi dengan volume 7,964 miliar saham.

Sementara itu, saham-saham di kawasan regional mayoritas berakhir di zona merah seiring dengan masih khawatirnya pelaku pasar terhadap kondisi perekonomian global.

Di zona merah, saham-saham di Hongkong memimpin dengan indeks Hang Seng yang melorot 4,4 persen (676,31 poin) menjadi 14.554,21, indeks Kospi Korsel turun 2,7 persen pada 1.180,67, indeks Tertimbang Taiwan terpuruk 2,28 persen, dan indeks All Ordinaries Australia melemah 1,09 persen menjadi 3.944,8.

Sementara itu, indeks Nikkei Jepang naik 2,78 persen pada 8.693,82 dan indeks komposit Shanghai China menguat 1,08 persen.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau