Frustasi Cedera, Frings Ingin Tinggalkan Timnas

Kompas.com - 18/10/2008, 01:44 WIB

BERLIN, SABTU - Torsten Frings mulai frustasi dengan cedera yang dialaminya. Ia bahkan berniat pensiun dari timnas Jerman jika sakitnya tak berkesudahan.

"Jelas saya memikirkan untuk pensiun. Bukan karena marah tapi karena apa yang terjadi dalam beberapa hari ini telah membukakan mataku. Keputusan seperti ini memerlukan waktu, perlu beberapa hari atau berminggu-minggu," kata pemain berusia 31 tahun tersebut kepada Bild.

Frings dan kapten Michael Ballack sempat diragukan apakah dapat tampil dalam dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2010 dalam sepekan ini. Frings hanya bermain selama enam menit sebagai pemain pengganti saat Der Panzer menggilas Rusia 2-1, Sabtu (11/10). Ketika menghadapi Wales, gelandang Werder Bremen ini bahkan tak bermain sama sekali. Pelatih Joachim Loew bahkan tidak memperkenankannya berlatih untuk laga tersebut. "Aku tidak diperbolehkan latihan jelang duel lawan Wales. Aku mendapat kesan bahwa dia (Loew) tidak memberikan harapan padaku saat itu," keluhnya.

Frings sebetulnya lebih baik dari dua penggantinya, Simon Rolfes dan Thomas Hitzlsperger. Namun, ia sadar bahwa tidak ada jaminan bagi siapa pun untuk tetap berada di timnas. Namun, pemain yang ikut mengantar Jerman ke final Piala Dunia 2002 dan Piala Eropa 2008 ini berharap masih mendapat kepercayaan dari pelatih.

"Aku menghormati Loew tapi saat ini persaingan dalam tim menyebabkan tidak ada jaminan seratus persen bagi siapa pun. Dalam timnas, pemilihan performa tim harus sangat selektif dan meskipun kami punya kesamaan, aku harap pelatih memberiku kepercayaan, menghargai dan mendukungku," tambahnya.

Sementara itu, Loew membantah bahwa keputusannya membangkucadangkan Frings karena ia tidak menghormati pemainnya itu. "Alasan mengapa dia tidak bermain di dua pertadingan terakhir adalah demi situasi persaingan di jantung timnas," katanya.

Musim lalu Frings menghabiskan banyak waktunya untuk pemulihan cedera. Ia gagal bermain penuh di Euro 2008 karena mengalami patah tulang iga. (BILD)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau