BERLIN, SABTU - Torsten Frings mulai frustasi dengan cedera yang dialaminya. Ia bahkan berniat pensiun dari timnas Jerman jika sakitnya tak berkesudahan.
"Jelas saya memikirkan untuk pensiun. Bukan karena marah tapi karena apa yang terjadi dalam beberapa hari ini telah membukakan mataku. Keputusan seperti ini memerlukan waktu, perlu beberapa hari atau berminggu-minggu," kata pemain berusia 31 tahun tersebut kepada Bild.
Frings dan kapten Michael Ballack sempat diragukan apakah dapat tampil dalam dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2010 dalam sepekan ini. Frings hanya bermain selama enam menit sebagai pemain pengganti saat Der Panzer menggilas Rusia 2-1, Sabtu (11/10). Ketika menghadapi Wales, gelandang Werder Bremen ini bahkan tak bermain sama sekali. Pelatih Joachim Loew bahkan tidak memperkenankannya berlatih untuk laga tersebut. "Aku tidak diperbolehkan latihan jelang duel lawan Wales. Aku mendapat kesan bahwa dia (Loew) tidak memberikan harapan padaku saat itu," keluhnya.
Frings sebetulnya lebih baik dari dua penggantinya, Simon Rolfes dan Thomas Hitzlsperger. Namun, ia sadar bahwa tidak ada jaminan bagi siapa pun untuk tetap berada di timnas. Namun, pemain yang ikut mengantar Jerman ke final Piala Dunia 2002 dan Piala Eropa 2008 ini berharap masih mendapat kepercayaan dari pelatih.
"Aku menghormati Loew tapi saat ini persaingan dalam tim menyebabkan tidak ada jaminan seratus persen bagi siapa pun. Dalam timnas, pemilihan performa tim harus sangat selektif dan meskipun kami punya kesamaan, aku harap pelatih memberiku kepercayaan, menghargai dan mendukungku," tambahnya.
Sementara itu, Loew membantah bahwa keputusannya membangkucadangkan Frings karena ia tidak menghormati pemainnya itu. "Alasan mengapa dia tidak bermain di dua pertadingan terakhir adalah demi situasi persaingan di jantung timnas," katanya.
Musim lalu Frings menghabiskan banyak waktunya untuk pemulihan cedera. Ia gagal bermain penuh di Euro 2008 karena mengalami patah tulang iga. (BILD)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang